Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kriminal

Ini Gugatan Pasal UU yang Membuat Patrialis Akbar tergoda Suap

Gambar
SuaraNetizen .com  - Hakim konstitusi Patrialis Akbar ditangkap KPK karena diduga menerima suap terkait dengan uji materi UU. UU yang dimaksud adalah UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Gugatan itu sampai saat ini masih berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK). Isi gugatan itu adalah permohonan agar MK membatalkan sebagian pasal 36 dalam UU itu. Berdasarkan penelusuran  detikcom , Kamis (26/1/2017), pasal-pasal yang digugat adalah pasal 36 C ayat 1, pasal 36 C ayat 3, pasal 36 D ayat 1, dan pasal 36 E ayat 1. Pada umumnya, pasal-pasal itu berisi tentang peraturan impor sapi dari luar negeri ke Indonesia. Para penggugat terdiri atas peternak sapi, dokter hewan, pedagang sapi, hingga konsumen daging sapi. Mereka merasa hak-hak konstitusionalnya dirugikan akibat pemberlakuan zona  base  di Indonesia berdasarkan ketentuan dalam UU tersebut. Para penggugat mengaku kehadiran UU itu membuat peluang impor sapi semakin tinggi dan tidak mendukung pere...

Patrialis ditangkap KPK, Ketua MK mohon ampun ke Allah & bangsa RI, begini bunyinya

Gambar
Ketua MK Arief Hidayat di Istana. ©2016 Merdeka.com/titin  SuaraNetizen .com -  Komisi Pemberantasan  Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yakni Patrialis Akbar. Ketua MK Arief Hidayat pun langsung meminta maaf lantaran tak bisa memegang amanah sebagai pimpinan. "Yang bisa saya komentar begini, Ya Allah saya mohon ampun saya tidak bisa menjaga MK ini dengan sebaik-baiknya," kata Arief di Kantor MK, Jakarta , Kamis (26/1). Arief mengaku belum bisa berkomentar banyak lantaran harus rapat terlebih dahulu dengan hakim MK yang lain. "Saya akan rapat dulu RPH dan nanti setelah rapat saya akan bicara, Karena saya, apa yang saya lakukan harus sesuai dengan prinsip hakim," ujarnya. Meski pun itu dilakukan oleh salah satu anggotanya, sebagai ketua MK dia meminta maaf kepada bangsa Indonesia karena lembaga peradilan tertinggi negara justru kembali melakukan kesalahan. "Saya mohon ampun kepada Allah dan saya ...

Bikin Merinding, Pengakuan Ibu korban Diksar Mapala UII sebelum tewas, disabet & diinjak

Gambar
SuaraNetizen.com - Pelaksanaan pendidikan dasar (Diksar) mahasiswa pecinta alam (Mapala) Universitas Islam Indonesia (UII) di lereng selatan Gunung Lawu, Tawangmangu, Jawa Tengah, memakan korban. Dua peserta diksar, Muhammad Fadhli dan Syaiyt Asyam meninggal dunia. Ibunda Asyam, Sri Handayani menyakini anaknya tewas dianiaya. Keyakinan tersebut didasarkan pengakuan Asyam sebelum meninggal dunia dan terdapat luka di tubuh korban. "Anak saya yang tadinya ganteng menjadi penuh luka. Asyam juga mengeluh merasa sakit di bagian punggung," kata Sri saat ditemui di rumah duka di Jetis, RT 13 RW 13, Catuharjo, Sleman, DIY kemarin. Sri menambahkan bahwa Asyam masuk ke RS Bethesda dalam kondisi kritis, Sabtu (21/1) pagi. Sabtu siang, Sri sempat diminta dokter untuk menanyakan kepada putranya penyebab sakitnya. Sri sempat berbicara dengan Asyam yang kondisi kesadarannya saat itu 60 hingga 70 persen. "Asyam mengatakan pungungnya sempat disabet dengan rotan. Anak saya juga bilang, le...

Histeris Ketemu Ius Pane, Anet teriak 'Papa Saya Salah Apa? Ius Pane minta maaf dan cium kaki Anet

Gambar
SuaraNetizen .com  - Putri Ir Dodi Triono,Zanette Kalila Azaria dipertemukan dengan tersangka pembunuhan ayah, kakak dan adiknya, Ius Pane. Pertemuan itu berlangsung di kantor Polres Jakarta Timur. Anet didamping ibunya, Almynda Saphirra. Pada pertemuan itu Anet tak bisa membendung emosinya. Ia menangis histeris. “Papa saya salah apa. Kakak dan adik saya salah apa sama kamu. Kamu liat muka saya. Kamu masih ingat muka saya?. Kita salah apa sama kamu,” kata Anet seperti diungkapkan ibunya, Almynda saat tampil diacara Hitam Putih Kamis 18 Januari 2017 lalu. Ius Pane, kata Almynda, minta maaf dan bersujud di kaki Anet. Namun Anet yang merupakan satu-satunya anak Dodi yang selamat dalam peristiwa itu terus menangis. Anet sempat menggugah perasaan Ius Panedengan menanyakan ibu-bapaknya. "Mana papa mama kamu? Anet mau tanya, apakah mama papa kamu mendidik kamu menjadi orang baik. Kenapa kamu jadi orang jahat? Mana papa kamu?," ujar Anet yang terus menangis. S...

Motor Diambil Paksa Debt Collector, Pengendara Jantungan dan Tewas Di Jalan

Gambar
Mayat pengendara motor di jalan. ©2017 merdeka.com/irwanto SuaraNetizen .com -  Diduga sakit jantung kambuh setelah sepeda motornya diambil paksa debt collector, seorang pengendara tewas di jalan. Kejadian itu membuat keramaian dan jalanan sempat macet. Korban pertama kali ditemukan seorang warga yang menunggu bus di halte transmusi di depan Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang, Sabtu (21/1) pukul 15.30 WIB. Korban tergeletak dengan posisi terlentang yang masih mengenakan helm. Hingga  berita  ini diturunkan, belum diketahui identitas korban. Hanya saja, di samping jasadnya ditemukan kontak motor dan di saku celananya terdapat ponsel merek Nokia dan STNK (surat tanda nomor kendaraan). Di dalam STNK itu tercantum motor Yamaha 54P (cast wheel) nomor polisi BG 3859 JAC dengan pemilik atas nama Sudarmin, warga Dusun IV, Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Sumatera Selatan.  Saat ini, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel un...

Pembunuh dan Pemerkosa Balita di Bogor akhirnya Divonis Hukuman Mati

Gambar
SuaraNetizen.com, Bogor -  Budiansyah (26), terdakwa kasus pemerkosaan dan pembunuhan balita berinisial LN, dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Dalam keputusannya, majelis hakim menyatakan Budiansyah terbukti memperkosa dan membunuh bocah berusia 2 tahun 2 bulan tersebut. Pembacaan putusan pada Kamis, 19 Januari 2017. Dasar hukum yang digunakan untuk menjerat pria berusia 23 tahun ini adalah Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338, Pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih tinggi dibanding tuntutan jaksa penuntut umum, Siswatiningsih. "Putusan hukuman majelis lebih tinggi, jadi tidak perlu mengajukan banding," kata Siswatiningsih, Jumat (20/1/2017). Humas Pengadilan  Negeri Cibinong Bambang Setiawan saat dikonfirmasi mengatakan, pertimbangan majelis hakim dalam persidangan, Budiansyah sempat tidak mengakui perbuatannya. "Dia j...

Usai diperkosa, ABG ini difoto bugil dan dipalak Rp 2 juta oleh pelaku

Gambar
SuaraNetizen .com -  Kasus perkosaan terhadap remaja berumur 17 tahun di Jembrana sempat menjadi perhatian publik. Polres Jembrana langsung menggelar rekonstruksi setiap adegan yang dilakukan oleh pelaku Gusti PAW terhadap korban MAJ di lokasi pemerkosaan jalan desa GOR Kresna Jvara, Jembrana. Seluruhnya ada 14 adegan yang diperankan pelaku yang merupakan buruh serabutan asal Desa Batuagung, Jembrana saat memperkosa korban Siswi Kelas XII sebuah SMK Swasta di Jembrana. Namun dikatakan Kasat Reskrim AKP Yusak A Sooai, ada empat adegan yang jadi bukti tindakan pelaku menyetubuhi korban dengan paksaan. "Ya kita langsung gelar rekonstruksi usai pemeriksaan. Langsung di lokasi kejadian," katanya, Sabtu (14/1). Ibu korban Ketut SN (37) yang tidak kuat menyaksikan jalannya rekonstruksi mencoba berontak. Dirinya mengaku ada banyak adegan yang diceritakan anaknya tidak dimunculkan. Salah satunya, saat nafsu bejat pelaku tersalurkan, anaknya sempat difoto masih terlentang dan dalam kea...

Ternyata Pembunuh Murniati adalah Kakak Kandungnya Sendiri, Tega banget sama adeknya sendiri

Gambar
"Astagfirullah al adzim.....seorang kakak yg seharusnya jd pelindung malah jd algojo pencabut nyawa adiknya. Tidak bisa membayangkan betapa hancur perasaan kedua org tua merk. Semoga keduanya bisa tabah menjalani ujian ini. Selamat untuk anggota Polisi yg tidak butuh waktu lama untuk mengungkap kasus ini..." (Purwanto) "Kejam sekali, ya.. Alhamdulillah bisa terungkap makasiih pak kapolda. Hebat. Hukum mati saja kakaknya ini sungguh kejam...(Pertiwy) SuaraNetizen .com  - Kurang dari 24 jam, Polres Jakarta Timur dan Polsek Cipayung berhasil mengungkap pembunuhan Murniati. Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu ternyata dibunuh oleh kakak kandungnya. Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. Namun ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut soal tersangka tersebut. "Nanti saja akan dirilis sama Kapolres," ujar AKBP Sapta kepada  detikcom , Rabu (11/1/2017). Informasi yang dihimpun  detikcom , tersan...

Tragis, Murniati Mahsiswi Cantik Calon Arsitek yang Tewas Dibunuh Dirumahnya

Gambar
SuaraNetizen .com – Murniati, perempuan muda yang dibunuh dirumahnya di Jalan Makmur, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, adalah mahasiswi semester empat jurusan arsitektur Universitan Hamka. Selain kuliah, ia juga bekerja di salah satu perusahaan di kawasan industri Pulogadung sebagai konsultan. Purwanto, ayah tiri, mengatakan gadis 22 tahun itu anak kedua dari empat bersaudara. Ayahnya telah meninggal beberapa waktu lalu. Sejak itu, Murni mendapat pengawasan dari dirinya sebagai ayah tiri yang menikahi ibunya, Popong (42). “Selama ini dia (korban) memang tinggal di rumah itu sendiri. Ibunya, istri saya, tinggalnya sama saya yang berbeda rumah,” katanya, Selasa (10/1/2017). Menurutnya, Murni anak yang mandiri. Bahkan gadis itu kuliah di Universitas Hamka, duduk di semester empat jurusan arsitektur. “Anaknya super sibuk, pagi kerja di kawasan Industri Pulogadung, sorenya kuliah di Uhamka. Makanya pulang ke rumah di atas jam 9 malam terus,” ungkap Purwanto. Di Pulogadung, sambungn...

Bapak Bejat Ini Tega Perkosa Dua Putri Kandungnya yang berumur 7 dan 4 tahun

Gambar
"Gak pantes disebut bapak itu orang kelakuannya biadab masa anak sendiri diembat... Jablay kan banyak diluar malah ngerusak masa depan anak.. Hukum mati aja pak polisi..."(intan) "Itu bapak Benar2 gila,biadap mestinya dia melindungi anak perempuanya eh malah dia hancurin masa depan anaknya sendiri!!..."(Purwatianingsih) SuaraNetizen .com  - Agus Salim (45) warga Dumai, Riau ini tega memperkosa dua putri kandungnya yang berusia 7 dan 4 tahun. Perilaku Agus ini dilaporkan ke polisi oleh paman korban. "Kasus perkosaan ini dilaporkan oleh paman korban. Atas laporan tersebut, pelaku langsung kita tangkap," kata Kapolres Dumai AKBP Donal Happy Ginting kepada wartawan, Senin (9/1/2017). Menurut Donal, kedua korban sudah dilakukan visum. Hasilnya terdapat luka pada alat vital kedua bocah tersebut. Dalam laporannya ke polisi, paman korban mengaku mendapat cerita kekerasan seksual itu dari ibu korban. Ibu korban mengaku kedua putrinya diperkosa oleh suaminya. Namun,...

Lakukan Kristenisasi dan Penyiksaan Sadis, Pendeta Horor Pemilik Yayasan YKAB Ditangkap Polisi

Gambar
SuaraNetizen.com - Panti Rehabilitasi Narkoba dan Pembinaan Mental Spiritual 'Yayasan Kasih Anugerah Bangsa' yang berada di Jalan Letjend Jamin Ginting Gang Bersama, Binjai Selatan, digrebek oleh Tim gabungan Penegak hukum di kota Binjai, Rabu (28/12/2016). Tim gabungan yang terdiri dari Kodim 0203/Langkat, Polres Binjai, BNNK Provinsi Sumut, BNNK Binjai, Satpol PP, DPRD kota Binjai, langsung turun ke lokasi untuk memeriksa setiap kamar yang di tempati oleh para pasien panti Rehabilitasi. Sebanyak 140 pasien yang ada di panti rehabilitasi pun menjadi rusuh. Mereka berteriak-teriak meminta tolong untuk segera dikeluarkan dari panti tersebut. "Keluarkan kami Pak. Tolong kami. Kami sudah dianggap seperti binatang di tempat ini. Kami ini manusia, bukan binatang," jerit para pasien dengan raut muka bersedih dan mengharapkan pertolongan. Yang terlihat di lokasi, hampir seluruh kaki pasien dirantai dengan rantai besi dan digembok layaknya seorang tawanan perang. Hal tersebut...

Begini Aksi 3 Tahanan Rutan Tanjung Pura Kabur Panjat Tembok Duri Saat Petugas Tertidur

Gambar
SuaraNetizen.com -  Penjara kembali dibobol penghuninya. Kali ini 3 tahanan yang mendekam di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tanjung Pura berhasil meloloskan diri setelah memanjat tembok berduri. Berdasarkan informasi dihimpun, ketiga orang yang melarikan diri yaitu Defri Hamdani (33), warga Lingkungan VIII, Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu, Langkat; Oka Ridwan alias Iwan (36), warga Gampoeng Neubok Badeuk, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie; dan Sutomo (33), warga Desa Selotong, Secanggang, Langkat. Ketiga orang ini terlibat perkara narkotika. Hanya Defri yang sudah diadili dan dijatuhi hukuman 4 tahun 6 bulan penjara, namun putusannya belum inkrah. Aksi kaburnya tiga tahanan ini terekam kamera pengintai atau cctv di rutan tersebut. Kepala Rutan Kelas II B Tanjung Pura, Kriston Napitupulu kecewa dengan kelalaian anak buahnya sehingga ketiga tahanan berhasil kabur.    "Petugas jaga kita yang di atas (menara) melakukan kelalaian. Dia tertidur di atas. Padahal t...

Sesumbar Didukung TNI, Bambang Tri Tuduh Polri Belajar Komunisme Ke China

Gambar
Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover. (Istimewa) SuaraNetizen .com - Bambang Tri Mulyono, penulis buku bernuansa fitnah "Jokowi Undercover" yang telah ditangkap polisi, mengaku mendapat dukungan penuh dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam rangkaian statusnya di Facebook. Selain itu, pria yang tinggal di Blora, Jawa Tengah itu juga menuduh ada personel polisi yang dikirim ke Tiongkok untuk belajar komunisme. Hari Sabtu (31/12), Markas Besar Polri membenarkan bahwa Bambang telah ditangkap karena tulisan yang menyebarkan kebencian dan permusuhan, dan karena melancarkan tuduhan-tuduhan kepada orang lain semata-mata berdasarkan persepsi pribadi tanpa bukti otentik. Bambang dalam bukunya menuduh Presiden Joko Widodo (Jokowi) keturunan pengikut Partai Komunis Indonesia (PKI), namun jangan berharap ada analisis ilmiah atau bukti-bukti otentik yang mendukung pernyataannya itu. Dia hanya menampilkan sejumlah foto editan, dan editannya pun sangat amatir, hanya men...

Betapa Kejam dan Konyolnya Fitnah Bambang Tri Terhadap Jokowi, Modalnya Cuma Asumsi

Gambar
SuaraNetizen.com, Jakarta -  Mari kita ikuti ilustrasi berikut. Seseorang yang tidak Anda kenal siapa dan dari mana tiba-tiba menyerang dengan kalimat berikut: "Kamu anak haram, ibumu bukan ibumu yang sebetulnya." Wajar kalau reaksi Anda adalah marah. Tapi dia sudah menyiapkan jawaban: "Jangan marah ke saya dong, kalau tidak terima ya tes DNA saja." Sudah membuat Anda tersinggung, dia juga seenaknya menyuruh Anda ke laboratorium. Sudah dia yang memfitnah, tapi justru Anda yang disuruh membuktikan. Adakah orang seperti itu di dunia nyata? Jawabannya Ada, dan dia adalah Bambang Tri Mulyono, penulis buku "Jokowi Undercover". Dan seperti judul bukunya, sasaran tembak dia adalah orang nomor satu di negeri ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam buku tersebut secara garis besar Bambang menyebutkan bahwa Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo, bukan ibu dia yang sebenarnya. Jokowi adalah anak Mrs. X yang diyakini keturunan Tionghoa, dan dengan demikian mengalir ...

Bambang Tri, Penulis Buku "Jokowi Undercover" Yakin Jokowi Anak PKI Tulen, Meski Dasarnya Cuma Asumsi

Gambar
"Mungki ini orang iri sama pak jokowi krn pak jokowi bisa jadi presiden sedangkan dia gak bisa2 sampai keturunanya makanya dia fitnah pak jokowi sama persis kejadian waktu pemilihan presiden pak jokowi vs prabowo disini pak jokowi diftnah soal agamanyalah skrg malah dibilang pki laah ini sdh biasa." (Azaki) "Memang knp kalaupun dia anak PKI? Masalahnya apa? Blm cukup mengulangi gaya Orba? Dasar orang2 gak punya pendidikan! Sama PKI aja takut! Itu kan kajian klasik. Bego banget loe pada..."(pranata) SuaraNetizen.com - Penulis buku berjudul “Jokowi Undercover”, Bambang Tri Mulyono, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya dengan tuduhan pemalsuan data. Bambang Tri ditangkap atas laporan Michael Bimo Putranto yang namanya disangkutkan dalam dalam penulisan buku kontroversial yang isinya menyudutkan Presiden Joko Widodo tersebut. Michael Bimo merasa nama baiknya dicemarkan oleh Bambang Tri Mulyono karena ia disebut satu keturunan dengan Presid...

Bambang Tri Penulis Buku Jokowi Undercover akhirnya Dijebloskan Ke Penjara

Gambar
Bambang   Tri  Ditangkap Memang ini yg diinginkan pak bambang tri sedari dulu dia minta di tangkep.mudah2an yg hak tetap hak yg bhatil tetap bhatil.semoga Allah menunjukan semua kebenaran dan kepalsuan di negeri ini.aamiin (Emaile) Bravo pak polisi, tinggal uji barang bukti dgn melakukan tes DNA apa yg ditulis bambang tri, supaya tak ada dusta antara kita, pak polisi anda akan memenjarakan orang bukan burung. (Wanto) Selajutnya kita tunggu... Apa yg akan terjadi atas penangkapan Bambang Tri ..berhubung Bambang sendiri sangat menginginkan penangkapan itu...(Aang) Bambang Tri Dipenjara  – Kepolisian menangkap Bambang Tri, penulis buku "Jokowi Undercover" pada Jumat 30 Desember 2016. Hal itu dibenarkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Polisi Rikwanto, saat dihubungi VIVA.co.id , Sabtu 31 Desember 2016. Dia mengatakan bahwa pada saat ini, Bambang Tri sedang ditahan di Mabes Polri. "Ya benar, sekarang ditahan di Mabes Polri," kata Rikwanto. Bamban...

Polisi Dalami Motif 'Jamil Teroris ISIS' Hina Jokowi dan Kapolri

Gambar
SuaraNetizen.com  - Polres Jakarta Utara menangkap pria Jamil Adil (47) karena membuat grafiti di kolong Tol JORR Kebon Baru, Jakarta Utara. Jamil menuliskan coretan di tiang tol dan kontainer dengan kata-kata yang mengandung unsur hate speech. "Memang betul, sudah diamankan satu orang. Dia menuliskan coretan di tiang tol dengan kata-kata yang mengandung unsur kebencian dan penghinaan kepada Presiden dan Kapolri," ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol Awal Chaeruddin kepada detikcom, Kamis (29/12/2016). Jamil ditangkap pada pukul 08.30 WIB pagi tadi. Pelaku diamankan di jalan raya tidak jauh dari TKP. "Untuk motifnya sedang kami dalami," imbuh Awal. Grafiti tersebut diketahui telah menghiasi tiang beton Tol Kebon Baru di Jl Raya Cakung Cilincing, Jakarta Utara, pada Rabu (27/12) sore. Tidak jauh dari tiang beton tol juga terdapat grafiti serupa pada sebuah kontainer bercat putih. Grafiti tersebut diketahui oleh anggota polisi yang melintas di lokasi. Setelah melaku...

Tak Tahan 'Dihantui' Arwah Korban, Sang Suami Akui telah Bunuh Istri

Gambar
Pekanbaru -  Pelaku pembunuhan Lika yang ditemukan terkubur dalam karung di Kecamatan Tenayan Raya berhasil ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru. Pelakunya adalah Mahmudi, yang merupakan suami dari perempuan berusia 25 tahun itu. Wakil Kepala Polresta Pekanbaru AKBP Ady Wibowo menyebut pria berusia 36 tahun itu diamankan di Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung. Saat itu, Mahmudi sedang menunggu kapal dengan tujuan Pulau Jawa. Setelah itu, pelaku langsung dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk penyidikan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, pelaku mengaku mengakhiri hidup istrinya itu memakai pisau. Dia lalu mengubur korban setelah dimasukkan ke dalam karung di belakang pondok, tempat keduanya tinggal sehari-hari menjaga kebun. "Pisau itu sudah diamankan penyidik sebagai barang bukti," sebut Ady, Rabu (28/12/2016) di Mapolresta Pekanbaru. Ady menyebut Mahmudi ditangkap pada Se...

Para Tetangga Ungkap Sifat Mulia Ir Dodi dan Keluarganya yg jadi Korban Pembunuhan Sadis di Pulomas

Gambar
SuaraNetizen.com - Enam orang tewas dalam peristiwa pembunuhan sadis di sebuah rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur. Mereka dibunuh secara sadis oleh pelaku yang belum teridentifikasi. Keenam korban tewas adalah pemilik rumah Ir Dodi Triono (59) serta dua putrinya, Diona wArika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9); Amel, teman Gemma; serta dua sopir bernama Yanto dan Tasrok. Melihat akun Instagram Dianita @dianitagemma, Selasa (27/12/2016) sore. Di situ banyak netizen yang menyampaikan dukacita kepada dirinya dan keluarga. Di akun Instagram tersebut, Dianita mem-posting foto ayahnya, Ir Dodi, mengenakan kemeja putih dan sedang tersenyum. Ada juga foto kebersamaan keluarga ini. Dianita dan kakak-kakaknya memakai kebaya, sedangkan ayahnya memakai pakaian adat Betawi berwarna hitam dan peci berwarna senada. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono Raden Prabowo mengatakan pihaknya menerima informasi adanya perampokan rumah mewah di Jalan Pulomas Utara No 7A, Kayuputih,...

Perampokan dan Pembunuhan Sadis di Pulomas, 11 Orang ditumpuk dikamar mandi, 6 Tewas, Begini Kronologinya dan Foto tanpa Sensornya

Gambar
Masa allah ,,inalillahi semoga kematianya khusnul khotimah amin ,,sadis banget ya allah semoga smua keluarganya d berikan kesabaran ujian nya begitu berat ,,sampek nangis  aku baca beritanya ,, 😢😢😢😢😢😢 , kata Mery Cayang. Sadisssssssssssssssss..!!! Semestinya akhir tahun menjadi 1 kenangan  yg terindah buat kita semua...niat momment tp ini malah menjadi pembunuh  !!  Serangan pembunuh, Respon Hariwati.  Pembunuhan sadis di Pulomas , SuaraNetizen .com  – Saat ditemukan dan diselamatkan warga, 11 korban penyekapan perampok sadis di rumah mewah di Jalan Pulomas Utara 7A,  Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, berada dalam posisi menumpuk di dalam kamar mandi. "Kondisinya menumpuk, pembantu pada lemas," kata Sugeng, warga yang ikut membantu proses evakuasi korban, Selasa, 27 Desember 2016. Menurut Sugeng, saat kamar mandi berukuran dua kali satu meter itu dibuka paksa, hanya seorang korban yang masih berteriak-teriak minta tolong. "Si Anet yang ...