Postingan

Menampilkan postingan dengan label Makalah Aswaja

Ustadz Modern vs Kyai Kampung, Cukup dengan Termos Kyai Kampung Menyadarkan Ustadz Modern

Gambar
SuaraNetizen.com - Ada seorang Ustadz Modern (UM) yang gerah melihat amalan warga kampung yang dipimpin seorang Kyai Kampung (KK) Akhirnya Ustadz Modern mendatangi Kyai Kampung. Setelah ucapkan salam, maka terjadilah dialog: UM: Sudahlah Kyai tinggalkan kitab-kitab kuning (turats) itu, karena itu hanya karangan ulama kok. Kembali saja kepada al-Quran dan Hadits ” Mendapat pertanyaan, Kyai Kampung tak langsung mereaksi. Sang KK mendengarkan dengan penuh perhatian dan tak langsung menanggapi. Malah KK itu menyuruh anaknya mengambil termos berisi kopi dan gelas. Kemudian mempersilahkan minum. Tamu itupun menuangkan kopi ke dalam gelas. Lalu KK bertanya dengan santainya: “Kok tidak langsung diminum dari termos saja. Mengapa dituang ke gelas dulu?” Kemudian UM menjawab: ” Ya... ini agar lebih mudah minumnya too kyai..! Akhirnya KK memberi penjelasan: ” Itulah jawabannya, mengapa kami tidak langsung mengambil dari al-Quran dan Hadits. Kami menggunakan kitab-kitab kuning yang mu’tabar, ibara...

Habib Luthfi: Seburuk Apapun Kita, Bisa dapat Syafaat Rasulullah, Asalkan...

Gambar
SuaraNetizen.com - Seburuk apapun diri kita, sebusuk apapun pribadi kita, asalkan mau mendekat dan mencintai Rasulullah, kita harus berharap mendapat syafaat Rasulullah. Dan syafaat Rasulullah bisa kita dapatkan asalkan kita mau membuktikan cinta kita tersebut.  Demikian disampaikan Rais Am Jam'iyyah Ahlit Thariqah al-Mu'tabaroh an-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi Bin Ali Bin Yahya saat memberikan pengajian umum Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan Kalicari Pedurungan Semarang, Jum'at (15/11) malam lalu.  Mursyid Thoriqoh (pembimbing tarekat) yang merupakan keturunan Rasulullah ini mengatakan, orang yang mencintai akan manut pada yang dicintainya. Cenderung meniru dan ingin seperti sosok yang digandrunginya. Juga rela mengorbankan apa saja demi orang yang dicintainya. Karena itulah dengan cinta pada Nabi Muhammad, orang lantas meneladani perilaku dan akhlak Rasulullah. Jika umat Muhammad meniru Rasulnya, sudah barang tentu akan mendapat syafaatnya di hari qiyamat nanti.  ...

Inilah Rahasia Wali Dapat Berjalan Lebih Cepat dari Cahaya

Gambar
SuaraNetizen.com - Dikisahkan oleh Al Habib Ali Habsyi /Shohibul Maulid Simtuddhuror  Ahmad bin Thaha bertanya, "Bagaimana para wali dapat berjalan cepat, apakah itu bumi yang dilipat bagi mereka, atau bagaimana? Al Habib Ali Habsyi berkata, "Tidak, itu adalah jasad yang mengikuti ruh. Alam jasmani itu terikat oleh sebab-sebab. Jika kau ingin ke Mekah, kau harus menyiapkan kendaraan, bekal, atau perahu dan lain-lain. Kau tidak akan bisa sampai kesana kecuali dengan susah payah. Namun bila jasmani ringan (dari dosa) maka ia akan mengrkuti ruh. Jika terlintas keinginan di hatimu untuk pergi ke Mekah, maka, saat itu juga kau akan sampai ke Mekah: kau akan bertawaf, berziarah ke Nabi Saw dan kembali saat itu juga sebagaimana yang terjadi pada Syeikh Abu Bakar As-Sakran bin Abdurrahman As-Saggaf. Suatu hari teman-temannya mendengar suara-suara (aneh). Mereka bertanya: ”Apa itu?” Syekh Abu bakar berkata, “Shafra binti Khathlin datang dari India bersama 30 w...

Jangan Ikuti Aqidah Baru Yang Melarang Yasinan, Tahlilan Tapi Malah Bolehkan Ngebom

Gambar
Penceramah kondang dan kocak asal Bojonegoro KH Anwar Zahid mengatakan, di zaman serba cepat ini, rumah boleh baru, mobil juga boleh baru, namun aqidah biarlah yang lama, Ahlussunnah wal Jamaah. Ia menyampaikan hal itu saat berceramah di lapangan Kampung Serdang Kuring Kecamatan Bahuga Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung, Selasa (7/4). Pengasuh pondok pesantren Attarbiyah Islamiyah Assyafi'iyah itu menegaskan, modernitas tidak harus diimbangi dengan memperbarui aqidah. "Aqidah jangan ikut yang baru, apa-apa nggak boleh, Yasin nggak boleh, Tahlil nggak boleh, tapi ngebom, apa-apa dibom! 'Aja angger bathuke ireng dipeloni, ditutuki watu kuwi ya cepet lhe ireng' (jangan asal jidatnya hitam diikuti, dipukuli dengan batu jidat juga cepat jadi hitam)," paparnya di hadapan jamaah yang memenuhi sekitar 150 tenda. Pada pengajian diselenggarakan Lembaga Persatuan Tokoh Islam (LPTI) Walisongo Waykanan itu, alumni Ponpes "APTQ" Sampurnan Bungah, Gresik, Jatim terseb...

Membantah Kajian Wahabi TransTV: Sebut Istri Bunda Atau Umi Hukumnya HARAM

Gambar
SuaraNetizen.com - Dalam salah satu episode BERITA ISLAM MASA KINI TransTV yang dipandu oleh ngUstadz Teuku Wisnu dinyatakan bahwa memanggil istri dengan sebutan umi atau bunda hukumnya haram karena termasuk dzihar.  Beginilah tingkah laku Ustadz karbitan menganggap dirinya lebih hebat dari ulama salaf.  Lalu bagaimana ulama salaf menanggapi permasalahan ini?  Imam Nawawi dalam kitab Majmu menyatakan bahwa menyamakan istri dengan ibunya tidak serta merta dzihar kecuali jika niat dzihar. Jika: 1. Tujuannya memulyakan maka tidak termasuk dzihar. Dan hukumnya boleh 2. Tujuannya menyamakan dalam segi keharamannya. Maka hukumnya haram karena termasuk dzihar.  Dengan demikian suami memanggil istri dengan sebutan umi atau bunda hukumnya boleh. Karena tidak diniati dzihar.  Kini anda tinggal pilih. Mau ikut ustadz masa kini atau ulama salaf.  Majmu' Lin-Nawawi XVIII / 434 Cet Daar El-Fikr  : قال المص...

Syekh Siti Jenar Tidak Meninggal Dieksekusi

Gambar
Syekh Siti Jenar yang merupakan wali kontroversial ternyata tidak wafat dieksekusi seperti dipersepsikan masyarakat Islam selama ini.  "Saya meneliti sejarah Syekh Siti Jenar dari sekitar 300 pustaka kuno yang tidak ada di perpustakaan, ternyata persepsi tentang Syekh Siti Jenar seperti selama ini tidak benar," kata Agus Sunyoto selaku penulis buku di Surabaya, Sabtu. Ia mengungkapkan hal itu untuk meluruskan stigma jelek terhadap sosok Syekh Siti Jenar dalam bedah buku bertajuk "Susuk Malang Sungsang" yang berjumlah tujuh jilid di Toko Buku (TB) Togamas Surabaya. Bedah buku karya Agus Sunyoto itu menampilkan pembahas Mohammad Sobary (mantan PU LKBN ANTARA/LIPI), Prof DR Setyo Yuwono Sudikan (budayawan/guru besar Universitas Negeri Surabaya), dan KH Agus Ali Masyhuri (PP Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo). Menurut Agus Sunyoto, Syekh Siti Jenar juga tetap menjalankan syariat (hukum dan amal dalam beragama) dan tidak mengajarkan "sasahidan" atau ajaran yang...

Pesan Damai Habib Umar Bin Hafidz Yang Menyejukkan

Gambar
PESAN DAMAI HABIB UMAR BIN HAFIDZ Petikan Tausiyah Al 'Allamah Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz, Dalam Tabligh Akabr Majelis Rasulullah SAW, bertempat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Indonesia, 31 Oktober 2016 Sebagian perkumpulan di dunia ternyata memberikan kegelapan di akhirat, membuahkan penyesalan yang dahsyat, masuk ke dalam Adzab, terhijab dari doa para Nabi, membuat orang tersebut tidak dapat datang ke Telaga Rasulullah. Wahai orang-orang yang hadir, kalian hadir untuk siapa? Kalian hadir demi siapa? Barangsiapa yang hadir di majelis ini jika dalam hatinya ada campuran niat yang kurang lurus semoga hatinya diluruskan dalam barisan orang-orang yang ikhlas. Beruntunglah karena Allah Subhanahuwata'ala memuliakan kalian yang hadir di Majelis ini. Barangsiapa yang terharamkan mendampingi para Ulama dan Auliya Allah di dunia maka terharamkan baginya mendampingi di akhirat. Fir'aun pada masanya binasa karena kesombongannya. Dia ingin mencela Nabi Musa dengan c...

Bukan Hanya Perkataan, Penistaan Agama Ada dalam Perilaku Orang Indonesia

Gambar
Bukan Hanya Perkataan, Penistaan Agama Ada dalam Perilaku Orang Indonesia Way Kanan,  NU Online Penistaan agama sejatinya tidak saja dalam bentuk pernyataan, namun juga melalui perilaku dan itu sering luput dari perhatian. Salah satu contoh ialah abai terhadap persoalan lingkungan hidup.  Itu salah satu bentuk penistaan agama dan kitab suci. Termasuk sikap anarkis, bengis, dan kesewenang-wenangan. Hal ini disampaikan oleh penggiat Jaringan Islam Antidiskriminasi (JIAD) Lampung, Gatot Arifianto, di Bandar Lampung, Ahad (30/10). "Tapi tenang saja, tidak akan ada yang mendemo. Jadi lanjutkan saja penistaan itu terus menerus dengan membuang sampah sembarangan," sindir penggiat Gusdurian Lampung itu. The Pew Forum on Religion & Public Life pada 2010 mencatat Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim tertinggi. Dari 205 juta penduduk Indonesia, dilaporkan sedikitnya 88,1 persen beragama Islam. Jumlah tersebut mencapai 12,7 persen dari populasi muslim dunia. "Fakt...

Hasyim Muzadi: Luthfi Bashori dan Idrus Ramli Kurang Paham soal Kebangsaan, tahunya Cuma Fiqih saja

Gambar
SuaraNetizen.com  - Mantan Ketua Umum PBNU KH Ahmad Hasyim  Muzadi  menegaskan bahwa kelompok NU Garis Lurus (GL) bukanlah pengurus dan organisator NU. Karena itu mereka tak paham NU dan perkembangan NU dari masa ke masa. ”Mereka itu tahunya ya fiqih. Semua masalah dilihat dari fiqh,” tegas Kiai Hasyim Muzadi kepada bangsaonline, Rabu (26/10/2016). Pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang Jawa Timur dan Depok Jawa Barat tersebut mengatakan itu untuk menjawab pernyataan bangsaonline tentang polemik di media sosial yang menyudutkan Kiai Hasyim Muzadi seolah-olah membela NU GL. Polemik itu bermula dari acara PW IKA PMII Jawa Timur bertema Ikhtiar Menata Jawa Timur Lebih Sejahtera di Rumah Makan Aqis Surabaya, Senin (24/10/2016). Saat sesi tanya jawab ada seorang bertanya soal NU GL yang dianggap berbau Wahabi. “Karena nanyanya seperti itu, apakah NU GL itu Wahabi. Saya jawab bukan. Tapi kalau dia nanya NU GL itu siapa dan se...

Islam Nusantara Bukan Anti Budaya Arab Tapi Untuk Lindungi Islam dari Arabisasi

Gambar
SuaraNetizen.com  - Disinyalir ada upaya besar untuk MENGGEMBOSI ormas terbesar di Indonesia dan penggiringan opini seolah-olah Nahdlatul Ulama itu sesat dan menyesatkan. Mereka yang tidak suka NU melakukan berbagai cara untuk mengajak umat Islam agar semakin membenci NU. Padahal negara Muslim di seluruh dunia saat ini banyak yang belajar kepada Nahdlatul Ulama tentang bagaimana membina dan mengelola Islam yang damai, ramah, dan santun. Banyak orang mengaku-ngaku sebagai NU Garis Lurus, NU Garis Suci, atau pecinta NU yang justru menghancurkan NU dengan membuat opini-opini yang menebar kebencian dan memunculkan perpecahan. Digiring opini agar orang NU TIDAK PERCAYA lagi pada ulama dan kyai-kyai NU. Tragisnya bahkan orang NU sendiri yang notabene punya pengaruh besar di mata publik ikut terhanyut dalam hasutan dan hinaan oleh mereka para pembenci NU. Tidak dipungkiri gagasan “ISLAM NUSANTARA” bisa menjadi MAGNET BESAR dalam membangun besarnya kekuatan ISLAM di Negara Kesatuan Republi...

Inilah Jawaban Bagi Para Pembenci Shalawat Nariyah

Gambar
   Inilah Jawaban Bagi Para Pembenci Shalawat Nariyah  Oleh KH Ma’ruf Khozin SuaraNetizen .com –  Peringatan Hari Santri 22 Oktober, PBNU memprakarsai banyak kegiatan, di antaranya pembacaan 1 milar Shalawat Nariyah. Dari sinilah, kemudian sebagian pihak ‘menggugat’ shalawat tersebut, baik yang menuding ada unsur syirik, bukan berasal dari Nabi, dan sebagainya. Berikut akan kami jelaskan masing-masing poin yang dihujat dalam Shalawat Nariyah serta kami jelaskan bantahannya; Sayidina Muhammad Kalau yang dipermasalahkan karena dalam Shalawat Nariyah ada sayidina, maka menyebut Rasulullah dengan sayid pun sudah disampaikan sahabat Nabi dengan sanad yang sahih: حَدِيْثُ ابْنِ عُمَرَ : ” أَنَّهُ كَانَ إِذَا دُعِيَ لِيُزَوِّجَ قَالَ : الْحَمْدُ للهِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ إِنَّ فُلَانًا يَخْطُبُ إِلَيْكُمْ فَإِنْ اَنْكَحْتُمُوْهُ فَالْحَمْدُ للهِ وَإِنْ رَدَدْتُمُوْهُ فَسُبْحَانَ اللهِ ” صحيح . أخرجه البيهقي 7 / 181 (إرواء الغليل – ج 6 / ص 2...

Wahabi Butuh 1 Langkah Jadi Teroris, Santri NU Butuh 7 Langkah Karena Banyaknya Pertimbangan

Gambar
SuaraNetizen.com - Rektor Ma’had Aly Al Hikam Salafie Babakan Ciwaringin Cirebon Dr KH Arwani Syaerozi menilai, kaum Wahabi hanya selangkah saja untuk menjadi teroris karena pandangan kaum Wahabi sudah bertekad untuk menguasai segala yang menjadi kehendaknya. Sedangkan santri-santri NU, untuk menjadi teroris butuh 7 langkah karena banyaknya pertimbangan, penghalang berupa kesadaran dan tekad yang kuat untuk bela negara. “Wahabi, sangat gampang untuk menjadi teroris, hanya selangkah saja langsung jadi,” kata Wawan, panggilan akrab kiai muda dari Cirebon ini, saat mengisi Halaqah Kebangsaan Hari Santri di Pondok Pesantren Darussalam Jatibarang Brebes, Ahad (23/10). Kaum Wahabi, sangat berani kepada orang tua apalagi kepada orang orang yang tidak sepandangan sehingga tidak ada rem untuk berbuat teror. “Berbuat teror, bahkan menjadi jajanan yang setiap saat disantapnya,” terang peraih gelar doktor termuda dari Indonesia ketika menempuh studi di Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Muha...

Ijazah Shalawat Nariyah dari KH Thobari Syadzili Cucu Syekh Nawawi Albantani

Gambar
Ijazah Shalawat Nariyah dari KH Thobari Syadzili Cucu Syekh Nawawi Albantani Tata Cara Mengamalkan Shalawat Nariyah / Shalawat Munfarijah / Shalawat Kamilah. A. Tawassul, yaitu: بسم الله الرحمن الرحيم 1. الي حضرة النبي المصطفي سيدنا محمد صلي الله عليه و سلم و اله و صحبه و ازواجه و ذريته ، شيئ لله لهم الفاتحة ....... (1. Ilaa hadratin nabiyyil mushthafaa sayyidinaa Muhammadin shallallaahu 'alaihi wa sallama wa aalihi wa shohbihi wa azwaajihi wa dzurriyyatih, syai'ul lillaahi lahumul faatihah ........ ). 2. ثم الي ارواح جميع الخلفاء الراشدين ساداتنا ابي بكر و عمر و عثمان و علي و علي بقية اصحاب رسول الله اجمعين رضي الله عنهم ، شيئ لله لهم الفاتحة ....... (2. Tsumma ilaa arwaahi jamii'il khaliifatir roosyidiin saadaatinaa Abi Bakrin wa 'Umara wa 'Utsmaana wa 'Ali wa 'alaa baqiyyati ashhaabi rasuulillaahi ajma'iin radiyallaahu 'anhum, syai'ul lillaahi lahumul faatihah ....... ). 3. ثم الي ارواح جميع الاولياء من مشارق الارض الي مغاربها في برها و بحرها ...

Habib Ali Al-Jufri: Saya Mencintai Orang Nasrani Bahkan Yahudi

Gambar
   SuaraNetizen.com - Saya mencintai seorang Muslim, meskipun ia berselisih pendapat dengan saya dalam masalah agama, walaupun ia mengkafirkan saya, walaupun ia menghalalkan darahku, walaupun ia tampakkan kebencian di hadapan saya, saya tetap mencintainya. Saya benci akhlaknya, tapi saya mencintainya. Di dalam dirinya ada cahaya  La Ilaha illallah . Dia dinisbatkan kepada Sayyidina Muhammad Saw. karena dia bagian dari ummatnya. Begitupula, saya mencintai non-Muslim. Nasrani? Ya, saya mencintai orang Nasrani (Kristen). Bahkan lebih dari itu, saya mencintai (orang) Yahudi. Saya benci penjajah dengan jajahannya di sana, yakni Zionis. Yang menghalalkan tanah dan harga diri saya, dan saya siap memeranginya tapi hati saya menginginkan hidayah untuknya dan ingin ia kembali kepada kebenaran. Tapi tidak, saya tidak membenci Yahudi karena dia Yahudi (ke-Yahudiaannya). Dia membenciku, Allah mengajarkan saya (dalam al-Quran) bahwa ia (Yahudi) akan menjadi orang yang pa...

Mahfud MD: NU Raksasa Penghalau 3 Kelompok Berbahaya HTI, Syiah, Wahabi

Gambar
SuaraNetizen.com - Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Mohammad Mahfud M.D., S.H., S.U atau lebih akrab disaba Mahfud MD dalam sebuah penyataannya, menyebut tiga gerakan yang dianggap berbahaya bagi NKRI karena jelas-jelas merongrong eksistensi NKRI.  Tiga gerakan yang dimaksud tiada lain kecuali mengarah pada.. Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang gencar mengkampanyekan Khilafah, meskipun ada gerakan lain yang juga mengkampanyekan Khilafah dengan metode berbeda seperti Jihad dan sebagainya. Syi’ah dengan propaganda cinta Ahlul Bait dan Wahhabi dengan propaganda kembali kepada Qur’an dan As-Sunnah Menurut Mahfudz MD, perjuangan dengan cara NU ampuh untuk menghalau tiga gerakan berbahaya yang sedang beroperasi di Indonesia itu. Ya, NU yang sejak awal telah berkomitmet terhadap NKRI memang menjadi penghalang terbesar bagi ketiga gerakan diatas. Berbagai serangan terhadap NU dilancarkan oleh ketiga gerakan diatas, baik secara langsung mau tidak langsung. Namun, NU bukan org...

Tahun Baru Islam 1 Muharram Tiba, ini Doa Akhir dan Awal Tahun

Gambar
Doa Akhir dan Awal Tahun - Tiba saatnya pergantian tahun hijriyah dari 1437 ke 1438, 1 Muharram tahun ini tepatnya jatuh pada hari minggu tanggal 2 oktober 2016. Momen pergantian tahun juga menjadi momen introspeksi, bukan hanya waktu yang telah berlalu dan tak berbekas apapun. Pergantian tahun juga menjadi waktu yang tepat untuk memohon ampun atas kesalahan-kesalahan kita yang telah lewat di tahun ini, untuk kemudian minta perlindungan agar terhindar dari godaan setan di tahun mendatang. Refleksi ini tak urung tertuang dalam doa awal tahun dan doa akhir tahun yang turun temurun terus dibaca. Syaikh Ibn Qudamah Al-Maqdisy, salah seorang ulama besar yang turut meriwayatkan doa awal tahun menuturkan, “Guru-guruku tak pernah luput berwasiat untuk selalu membaca doa tersebut. Dan aku belum pernah melewatkan doa tersebut sepanjang hidupku.” Bacaan Doa Akhir Tahun (Dibaca hari sabtu sore) Doa akhir tahun dibaca pada waktu akhir bulan Dzul hijjah sebanyak tiga kali setelah usai salat asar: ...

Indahnya Islam Nusantara, Menggabungkan Cinta Negara dengan Cinta Islam

Gambar
SuaraNetizen.com - Pada kegiatan Haul ke-22 KH Asrori Ahmad, Senin (16/5) lalu di Tempuran, Magelang, Jawa Tengah, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj tak henti-henti mengingatkan akan indahnya Islam Nusantara. Kiai Said menyebutkan beberapa nama ulama Indonesia beserta karyanya yang masih dikaji di berbagai penjuru dunia. Salah satu di antaranya adalah Syarah Alfiyah oleh Syekh Mahfudz Termas yang menjadi bacaan wajib di Universitas Al-Azhar, Mesir. Ulama Indonesia, jelas Kiai Said, tidak kalah dengan ulama-ulama dari Mesir, Aljazair, Tunisia, dan lain-lain. “Sudah selayaknya kita bangga akan bangsa kita. Islam di Nusantara berkembang oleh Wali Songo dan ulama-ulama yang membawa nilai luhur,” imbuh Pengasuh Pesantren Ats-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini. Dijajah selama 350 tahun oleh Belanda saja, tidak sedikitpun kiai dan pesantren terpengaruh oleh budaya mereka. Namun sebaliknya, mentralisir diri untuk mengikuti penjajah. "Untuk apa itu? Ya demi mempertahankan budaya Indo...

Habib Lutfi bin Yahya: Cara Berfikir Gus Dur Sulit dicerna Orang yang Tidak cerdas

Gambar
"Saya modali!" jawab Habib Luthfi bin Yahya saat pertamakali disowani forum Gusdurian Tegal yang hendak mengadakan Haul Gus Dur yang ke-6. "Pihak yang diundang malah memberikan modal duluan bahkan dengan nominal yang cukup besar," ungkap panitia saat memberikan sambutannya di acara Haul Gus Dur ke-6 pada Selasa malam Rabu (19/01) di Gedung KORPRI Jl. Dr. Soetomo No. 2 Slawi Tegal. Uniknya di Haul Gus Dur malam itu seluruh elemen bangsa berkumpul jadi satu dalam satu gedung. Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu "Kita Semua Bersaudara", merupakan ajang Silaturrahim Nusantara yang diprakarsai oleh PCNU dan Gusdurian Tegal dengan semua elemen masyarakat baik sipil, TNI, Polri dan tokoh-tokoh lintas agama. Hadir sebagai acara inti Mbak Alissa Wahid (putri Gus Dur), Romo Fran Magnis Suseno, dan Maulana Habib Luthfi bin Yahya. "Mendiang adalah seseorang yang tak mengenal capek. Walaupun secara kondisi fisik, sulit untuk melihat. Tapi pola pikir, keintelekt...

Jawaban Jenius Gus Mus Terhadap Pertanyaan Orang Yang Anti Manaqib Dan Tawassul

Gambar
SuaraNetizen.com  – Ada saja dalil yang digunakan oleh kalangan wahabi untuk menentang pembacaan manaqib dan praktik tawasul dari salafunas shalih. Padahal, mereka salah paham dengan apa yang dipraktikkan kalangan ahlus sunnah wal jamaah selama ini. Silakan baca lengkap dialog KH Bisri Mustofa (Gus Mus)  dengan seorang pemuda penuh tanya tentang manaqib dan tawasul. Fulan:  Bagaimana hukumnya membaca manaqib? KH Bisri Mustofa : Mengertikah saudara arti kata-kata manaqib? Kata-kata manaqib itu adalah bentuk jamak dari mufrod manqobah, yang di antara artinya adalah cerita kebaikan amal dan akhlak perangai terpuji seseorang. Jadi membaca manaqib artinya membaca cerita kebaikan amal dan akhlak terpujinya seseorang. Oleh sebab itu, kata-kata manaqib hanya khusus bagi orang-orang baik mulia: manaqib Umar bin Khattab, manaqib Ali bin Abi Tholib, manaqib Syeikh Abdul Qodir al-Jilani, manaqib Sunan Bonang dan lain sebagainya. Tidak boleh dan tidak benar kalau ada orang berkata man...