Motor Diambil Paksa Debt Collector, Pengendara Jantungan dan Tewas Di Jalan

Mayat pengendara motor di jalan. ©2017 merdeka.com/irwanto

SuaraNetizen.com - Diduga sakit jantung kambuh setelah sepeda motornya diambil paksa debt collector, seorang pengendara tewas di jalan. Kejadian itu membuat keramaian dan jalanan sempat macet.

Korban pertama kali ditemukan seorang warga yang menunggu bus di halte transmusi di depan Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang, Sabtu (21/1) pukul 15.30 WIB. Korban tergeletak dengan posisi terlentang yang masih mengenakan helm.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas korban. Hanya saja, di samping jasadnya ditemukan kontak motor dan di saku celananya terdapat ponsel merek Nokia dan STNK (surat tanda nomor kendaraan).

Di dalam STNK itu tercantum motor Yamaha 54P (cast wheel) nomor polisi BG 3859 JAC dengan pemilik atas nama Sudarmin, warga Dusun IV, Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Sumatera Selatan. 

Saat ini, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk keperluan visum.
Wakapolsek Ilir Timur I Palembang, Iptu Merry mengungkapkan, korban berjenis kelamin laki-laki berumur sekira 50 tahun, mengenakan celana jeans warna hitam dan sweater coklat abu-abu.

"Dari keterangan saksi, korban baru saja dicegat debt collector dan motornya diambil paksa. Kemungkinan kena jantungan," ungkap Merry, Sabtu (21/1).

Terkait adanya kunci kontak yang masih berada di samping jenazah korban, Merry menyebutkan belum mengetahui pasti. "Itu masih dugaan sementara, perlu kita dalami lagi," pungkasnya. (Merdeka/SN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilik dan Penggagas Kafe Jamban ternyata Seorang Dokter, Gini Awal Mula Munculnya

Anies-Sandi Janjikan Subsidi 80 Persen Air Bersih Bagi warga DKI

BJ Habibie Tulis Surat Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Zulfiqar Ali, ini alasannya