Postingan

Menampilkan postingan dengan label Opini

Logika Ngeri Kaum Laskar, Mengkritik Dan Tak Sejalan dengan FPI Berarti Musuh Islam

Gambar
SuaraNetizen.com - Setiap kali tokoh FPI dikasuskan, muncul pengikut nya melakukan provokasi bahwa Islam sedang dikoyak dan ulama sedang dikriminalisasi. Yang menentang pendapat provokasi tersebut akan disebut anti Islam. Menghinanya, berarti menghina Islam. Pernahkah jika tokoh NU kita koreksi terus kita dituduh musuh Islam? Pernahkah Anda menghina tokoh Muhammadiyah terus dituduh musuh Islam? Jawaban Anda pasti tidak. Pernahkah Anda mengkritisi tokoh PKB lalu dituduh musuh Islam? Pernahkah juga Anda menghujat tokoh Nasrani kemudian dituduh musuh Kristen? Jawaban Anda pasti tidak. Tapi, jika Anda mengkritisi tokoh FPI dan sejenisnya, maka Anda akan segera dituduh musuh Islam. Tidak sependapat dengan mereka, sama saja menyerangIslam. Keren bukan? Pernahkah orang yang tidak suka dengan Gus Dur lantas dicap sebagai kafir, menghujat Yusril Ihza Mahendra langsung dibilang dajjal, menyebut Amin Rais sengkuni serta merta dicap antek zionis? Hati-hatilah, jika Anda mengkritisi tokoh FPI dan ...

Peneliti Jepang Ingatkan Indonesia soal Bahaya China: RI Bisa Berantakan Gara-gara China, GASWAT

Gambar
SuaraNetizen .com, TO KYO  - PenelitiJepang Masako Kuranishi dari Universitas Tsurumi dan Universitas Seigakuin Jepang, Masako Kuranishi, mengingatkan Indonesia agar sangat hati-hati terhadap gerakan China di Asia terutama di Indonesia. Jangan sampai salah langkah Indonesia kalau tak mau negeri Nusantara ini berantakan nantinya gara-gara China. "China punya rencana atau konsep besar sejak Oktober 2013 terhadap Asia, yaitu Maritime Silk Road atau sering dijuluki One Belt One Road, yang dilemparkan ide ini oleh Xi Jinping. Secara kasar bisa dikatakan munculnya hegemoni China terhadap negara-negara di Asia," ujarnya. Di Indonesia, menurutnya dimulai dari penguasaan Shinkansen, "Bukan hanya soalShinkansen, tetapi daerah yang dilewati dan sekitarnya akan dan harus dikuasai pihakChina walaupun perusahaan patungan 60% Indonesia dan 40% China. Tapi China yakin Indonesia akan kesusahan bayar sehingga penguasaan mayoritas perusahaan nant...

Melihat Kasus Rohingnya, Masih Pantaskah Indonesia Masuk PBB?

Gambar
SuaraNetizen.com - Dunia menutup mata soal pembantaian umat Islam Rohingnya. Keberadaan PBB ternyata hanya membela kepentingan zionis di dunia, dan kepentingan misionaris orentalis. Masih pantaskah Indonesia masuk PBB? Pertanyaan tersebut diketengahkan oleh salah satu Dewan Penasehat GP Ansor Kadur, Pamekasan, Jawa Timur, H M Luffi, Selasa (22/11). Ditegaskan, sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim, sudah seharusnya Indonesia bersikap tegas. Minimal, boikot PBB yang antipati terhadap umat Islam. "Banyak kasus kejahatan perang dan pembantaian keji terhadap umat Islam di dunia, intimidasi dan diskriminasi selalu saja menjadi berita harian yg dilakukan non-muslim terhadap umat Islam di dunia, tapi dibiarkan begitu saja oleh PBB yang mengklaim dirinya sebagai polisi dunia untuk menjaga perdamaian dan ketertiban dunia," terang Haji Lutfi. Sebut saja pembantaian kaum zionis Israel terhadap umat Islam di Yerusalem, pembantaian kaum Moro terhadap umat Islam di Filipina, pembanta...

Muslim Mega-Cyber Army Versus Ahok Cyber Army

Gambar
Oleh : Hersubeno Arief, Jurnalis Senior/Konsultan Media dan Politik ============ Aksi Bela Islam (ABI)  mencatat fenomena baru,  yakni munculnya kekuatan besar di dunia maya  atau Muslim Mega-Cyber Army (MMCA). Mereka ini adalah pegiat sosial media yang berlatar belakang muslim perkotaan, terdidik dan sangat terkoneksi. Mereka termasuk jenis penduduk dunia yang disebut sebagai Native Digital. Hasil kerja mereka sangat terasa, baik di dunia nyata, maupun dunia maya. Suksesnya ABI I,II dan III tak lepas dari peran mereka dalam menerobos berbagai “barikade’ yang dibangun penguasa dan aparat keamanan. Demikian pula halnya dalam Pilkada DKI. Berdasarkan data yang dirilis oleh Politicawave, sebuah lembaga yang mengamati lalu lintas percakapan di sosial media, pada dua pekan masa awal kampanye (23 Sept- 3 Okt), pasangan Ahok-Djarot sangat mendominasi. Dari total 243.859 percakapan, pasangan Ahok-Djarot  memimpin dengan 146.460 percakapan, atau total share of awareness-nya s...

MEREKA SENANG saat ACEH DI GUNCANG GEMPA

Gambar
SuaraNetizen.com - Ada yg membuatku heran, banyak netizen kaum nasrani yg seolah olah gembira dgn adanya musibah gempa di Aceh. Mereka menghubung-hubungkannya dgn kasus kebaktian yg kabarnya di bubarkan oleh ormas islam di Bandung. Mereka menganggap Gempa di Aceh itu adalah hukuman dari Tuhan atas kelakuan ormas islam yg melarang kebaktian di gedung sabuga Bandung. Apa hubungannya coba? Lha wong yg nglakuin itu org Bandung masa 'Tuhan' menghukum orang Aceh. Itu namanya hukuman salah sasaran. Alias KEBLINGER. Seperti Polisi sudah tahu kalo yg berbuat jahat si B tapi malah yg dihukum si C, kan aneh? POLISI KEBLINGER itu namanya. Begitu juga 'Tuhan' kalo yg Salah itu org Bandung tapi yg dihukum malah org Aceh, itu namanya 'Tuhan Keblinger', Bukan Tuhan namanya kalo masih punya sifat keblinger. Ya nggak? Saudara kita di Aceh sedang kena musibah itu mbok yao simpati, doakan semoga diberi kesabaran, kirim bantuan, bukan malah di sukur sukurin dan menari bahagia. Apa ...

Cerita Lucu Habib Rizieq Dihalang-halangi Wiranto Saat Berusaha Dekati Jokowi di Panggung 212

Gambar
SuaraNetizen.com - Ada satu kejadian unik yang mungkin luput dari pantauan netizen ataupun media mainstream. Tapi kejadian ini penting untuk saya ulas di seword, ditambah dengan kejadian lainnya berdasarkan analisa Pakar Mantan. Rizieq Dihalangi Wiranto Saat Presiden Jokowi naik panggung, sebenarnya Rizieq sudah berkali-kali mau menggeser posisi Wiranto dan ingin berdiri di sebelah Jokowi atau menerobos dari belakang. Saat coba menerobos lewat belakang, upayanya dihalangi oleh Paspampres. Sementara saat mau menggeser Wiranto, juga terlihat jelas tangan Wiranto menghalanginya. Lalu kemudian Wiranto dan Rizieq sempat terlibat komunikasi sambil tatap-tatapan, muaahaha. Bagi yang tidak percaya, silahkan perhatikan di video ini detik 00:01 sampai 00:20. Lihat di sini: https://www.youtube.com/watch?v=U1pAJXHzdqM&feature=youtu.be Namun Rizieq terus memaksa, sampai akhirnya JK yang berdiri di sebelah Wiranto kemudian menyadari adanya desak-desakan ini. Lalu Rizieq menyalami JK. Ya JK iya ...

Pakai Payung Biru Presiden Temui Massa 212, SBY Semakin Terlihat Bermasalah

Gambar
SuaraNetizen.com - Merinding melihat Presiden Jokowi berani datangi massa sedemikian banyaknya. Bersama Wapres dan menterinya, Presiden menerobos hujan menuju Monas. Sungguh keberanian yang luar biasa. Mereka yang dulunya koar-koar Presiden penakut, pengecut dan kabur, mereka harus menelan ludahnya sendiri. Di jaman ini, mungkin hanya Presiden Indonesia yang berani keluar istana menemui massa sebanyak itu lalu naik ke panggung dan menyapa semuanya. Kedatangan Presiden Jokowi ke Monas mengingatkan kita pada kejadian beberapa bulan yang lalu. Saat ada aksi teror di Jakarta, Presiden yang berada di Cirebon langsung bertolak ke Jakarta dan mendatangi lokasi. Datang tanpa rompi anti peluru, berjalan tanpa ragu menenangkan semua rakyat Jakarta. Saya melihat kedatangan Jokowi ke Monas benar-benar disiapkan sangat matang oleh Polri dan TNI. Sangat terstruktur, sistematis dan massif. Kapolri yang sebelumnya mengatakan melarang aksi damai sebab Ahok sudah dijadikan tersangka, kemudian berubah p...

Sembilan Naga Tak Perlu Melalui Ahok Untuk Bisa Kuasai Ekonomi Indonesia

Gambar
SuaraNetizen .com  - Mantan ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif mempertanyakan kicauan di media sosial yang menyebutkan konglomerat "Sembilan Naga" akan lebih leluasa menguasai ekonomi Indonesia yang memang sebagian besar sudah berada dalam genggaman mereka, melalui Ahok.  “Benarkan demikian? Jawabannya: tidak salah, tapi tidak perlu melalui Ahok yang mulutnya dinilai liar dan jalang itu,” kata Syafii dalam tulisan opininya yang dimuat di rubrik "Pendapat"  Koran Tempo , hari ini. Kemarin, dalam diskusi bertema "Aksi Bela Islam III-212, Doa Atau Unjuk Rasa dan Prediksinya" di Menteng, Jakarta, pengamat ekonomi Ichsanudin Noorsy mengatakan, masuknya Ahok dalam kontestasi politik Pilkada DKI membawa misi kepentingan konglomerasi yang ingin merebut kekuasaan di Indonesia.  Noorsy melihat, para pemilik modal itu juga hendak berkuasa secara politik di Tanah Air melalui pintu masuk Ahok. “Andaikata tidak sukses di Pilkada 2017, mereka akan maju pada ...

FOKUS: Berkibarnya Bendera China Sinyal Ancaman Kedaulatan Indonesia!

Gambar
SuaraNetizen.com - BELUM   lama ini mencuat kehebohan di Indonesia bagian timur. Bukan karena adanya ulah kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM), melainkan berkibarnya bendera Republik Rakyat China (RRC) di Tanah Air kita. Kronologinya bermula dari detik-detik groundbreaking smelter PT Wanatiara Persada di Pulau Obi, Maluku Utara (Malut), pada Jumat 25 November 2016. Peresmian yang dijadwalkan juga dihadiri rombongan Gubernur dan Perwakilan Forkopimda Malut. Kronologi singkatnya, sejak pagi sedianya panji berwarna merah dengan ornamen empat bintang kecil serta satu bintang besar bewarna kuning itu sudah dikibarkan dan tempatnya sejajar dengan bendera negara kita, merah putih. Bendera China itu juga ukurannya lebih besar. Sempat ada protes dan ketegangan antara wartawan-wartawan lokal yang hendak meliput peresmian smelter. Mereka ingin menurunkan bendera itu tapi dicegah para karyawan lapangan PT Wanatiara Persada. Karyawan-karyawan tersebut diketahui juga berasal dari C...