Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kudeta Turki

Pemerintah Erdogan Keluarkan Surat Penangkapan Terhadap Puluhan Jurnalis

Gambar
SuaraNetizen.com, Istanbul - Pemerintah Turki mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi lebih dari 40 jurnalis setelah kudeta yang gagal terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan. Dilansir dari AFP, Jaksa anti-teror Istanbul mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi 42 jurnalis sebagai bagian dari penyelidikan kudeta. Di antara mereka yang ditargetkan untuk ditangkap adalah wartawan terkemuka Nazli Ilicak. Selain itu, ada juga wartawan terkemuka lainnya yang menjadi target, termasuk komentator Bulent Mumay dan editor berita dari Fox TV di Turki, Ercan Gun. Sementara itu setelah 10 hari menggagalkan kudeta atas dirinya, Erdogan berusaha menggalang dukungan lintas partai nasional untuk pemerintahannya, ia menjadi tuan rumah dua pemerintahan oposisi atas pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya di istana presiden. Pemerintah Turki menegaskan percobaan kudeta itu didalangi Fethullah Gulen. Kudeta pada 15 Juli di Turki menelan lebih dari 200 jiwa, dan sedikitnya 10 ribu orang dipen...

Turki keluarkan Larangan Menyalati Pendukung Kudeta yang Tewas

Gambar
SuaraNetizen.com, ANKARA – Lembaga agama Turki melarang para imam untuk menyalati para personel militer pro-kudeta yang tewas dalam upaya perebutan kekuasaan yang gagal pada 15 Juli 2016 lalu. Perintah ini muncul di tengah maraknya pembersihan yang dilakukan pemerintah dengan melakukan penangkapan dan pemecatan terhadap lebih dari 50 ribu orang. Diwartakan Russia Today yang mengutip kantor berita Anadolu, Kamis, (21/7/2016), Departemen Agama Turki mengatakan pada Selasa, 19 Juli 2016, para imam tidak lagi diperbolehkan untuk memimpin salat untuk para “tentara pro-kudeta yang menargetkan negara kita”. Namun, disebutkan bahwa larangan itu tidak berlaku bagi mereka yang tidak tahu menahu telah ikut atau mereka yang dipaksa ikut dalam kudeta. Diyanet, atau Departemen Agama Turki diperkirakan mempekerjakan 100 ribu pegawai, termasuk diantaranya 75 ribu orang imam. Sebelumnya, pada Selasa pagi Diyanet telah memecat 492 stafnya karena dicurigai memiliki kaitan dengan kelompok pro-kudeta. Meny...

Video: Tentara Turki diinterogasi Yang Ternyata Tidak Tahu Kalau Mereka Sedang Mengkudeta

Gambar
SuaraNetizen.com - Beberapa laporan yang datang dari Turki terungkap bahwa banyak dari tentara yang ditahan dan kemudian diinterogasi ternyata sama sekali tidak menyadari bahwa mereka telah dilibatkan dalam aksi kudeta. Mereka tidak tahu bahwa mereka sedang mengkudeta pemerintah.  Video: Tentara Turki: “.. Kami tidak tahu apa yang sedang terjadi, Kami tidak mengkhianati negara kami” Kata prajurit lain: “Kami diberitahu untuk mengambil langkah-langkah keamanan. Kami tidak tahu apa-apa tentang kudeta.” Prajurit lain juga berkata:  “Kami diberitahu bahwa ada kebakaran besar, ada serangan dan kami diperlukan untuk mengamankan kehidupan masyarakat.” Setelah para tentara muda itu menyadari bahwa mereka adalah bagian dari aksi kudeta, mereka segera menarik diri dan menyerah. Rata-rata para tentara Turki yang disebut-sebut terlibat dalam kudeta adalah para pemuda yang mengikuti wajib militer, banyak dari mereka yang tak paham politik.    Namun setelah penyerahan diri it...

Soal Ekstradisi Ulama Gulen, AS: Turki Harus Berikan Bukti Bukan Tuduhan

Gambar
Fethullah Gullen (Foto: REUTERS/Greg Savoy SuaraNetizen.com - Pemerintah Turki menuding Fethullah Gulen yang bermukim di Amerika Serikat, mendalangi upaya kudeta di Turki dan mendesak pemerintah AS untuk mengekstradisi ulama terkenal itu. Atas hal ini, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyatakan bahwa pemerintah Turki harus memberikan bukti untuk mendukung permintaan ekstradisi Gullen terkait upaya kudeta pada Jumat, 15 Juli lalu. "Saya mendesak Menteri Luar Negeri untuk memastikan bahwa dalam portofolio dan permintaan apapun yang mereka kirim kepada kami, mereka harus mengirimkan bukti, bukan tuduhan-tuduhan," ujar Kerry saat konferensi pers di Brussels, Belgia seperti dilansir kantor berita  AFP , Senin (18/7/2016). "Kami perlu melihat bukti asli yang sesuai dengan standar pengawasan yang ada di banyak negara terkait sistem ekstradisi," imbuhnya. Kerry juga mengomentari penangkapan besar-besaran yang dilakukan otoritas Turki usai upaya kudeta. "Kami dengan ...

Turki Larang Wartawan Asing Memasuki Istanbul ketika terjadi Kudeta

Gambar
SuaraNetizen.com - Ketika terjadi upaya kudeta Turki, wartawan dari chanel REN TV Rusia, ditahan di bandara Istanbul dan tidak dapat dihubungi sejak pagi, sementara wartawan lainnya dilarang memasuki Turki dan dipulangkan kembali, pada hariSenin (18/07). Penyiar dari stasiun TV itu menyatakan bahwa reporter mereka, Valentin Trushnin, yang dikirim khusus untuk menyiapkan laporan tentang upaya kudeta militer di Turki telah ditahan di bandara Istanbul, setelah itu layanan pers saluran TV tersebut mengatakan bahwa Trushnin berhasil mengirim pesan ke editornya, di mana ia menulis bahwa ia sedang dicari dan bahwa dokumen-dokumennya telah disita . Penyiar itu juga menambahkan bahwa rekan Trushnin, Mikhail Fomichev, juga dilarang memasuki Turki. Trushnin dan saya “bersama-sama datang ke Istanbul melalui Baku. Namun, ketika saya melewati pemeriksaan paspor, ternyata nama saya ada dalam daftar hitam. Seorang karyawan dari kontrol perbatasan memanggil beberapa orang dalam pakaian sipil, dan mere...

Terungkap, Wawancara TvOne dengan Jurnalis Senior Turki: Kudeta Erdogan Palsu!!

Gambar
SuaraNetizen.com -  Sungguh menyakitkan ketika kemarin saya baca di media The Independent bahwa para Tentara yang melakukan "kudeta" militer kemarin ternyata tidak menyadari bahwa mereka adalah bagian dari aksi kudeta. Dari hasil interogasi terungkap keterangan bahwa mereka tidak tahu menahu dengan kudeta. Yang mereka tahu bahwa mereka hanya diperintahkan para komandannya untuk melakukan "manuver militer" di perkotaan sebagai bagian dari latihan. Apa yang anda pelajari dari pengakuan ini? Melihat fakta ini rasanya sangat menyakitkan bahwa keluguan para tentara muda berpangkat rendah yang tidak tahu menahu soal politik ini sedang dimanfaatkan sebagai bidak-bidak catur untuk melakukan "kudeta" sporadis tak terkonsolidasi oleh kalangan elite yang coba menaikkan popularitas seorang penguasa guna memberinya alasan untuk melakukan pembersihan terhadap faksi-faksi militer yang tak sejalan dengannya. Operasi false flag, ya sejauh ini saya sudah 75% percaya bahwa i...

Menelisik Kejanggalan Kudeta Gagal di Turki, Siapa yang diuntungkan?

Gambar
Pendukung Presiden Tayyip Erdogan berselfie di atas tank setelah berhasil menggagalkan kudeta militer di Jembatan Bosphorus, Istanbul, Turki, 16 Juli 2016. REUTERS SuaraNetizen.com ,  Jakarta  - Beberapa media di Eropa dan Amerika Serikat menggulirkan beberapa kejanggalan/keanehan atas percobaan kudeta yang gagal di Turki. Misalnya Motif kudeta, terkesan sangat tidak jelas. Erdogan langsung menuding musuh terbesarnya, ulama senior Sunni Fethullah Gulen , yang kini hidup terasing di Pennsylvania, Amerika Serikat, sebagai dalang kudeta. Namun Gulen langsung membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan kudeta itu bisa saja “dilancarkan” oleh Erdogan sendiri. “Saya tak yakin dunia percaya akan tuduhan-tuduhan yang disampaikan Presiden Erdogan,” ujar Gulen. “Ada kemungkinan kudeta itu dirancang dan bisa dimaksudkan lebih jauh (untuk menghabisi Gulen dan pengikutnya).” Gulen memang punya banyak pengikut di Turki dan bahkan di berbagai lembaga pemerintah serta militer. Kelompok Gulen b...

Ulama Suni Fethullah Gulen, dulu penyokong Utama Erdogan kini dianggap musuh karena membongkar skandal korupsi Erdogan

Gambar
SuaraNetizen.com, ANKARA  - Seorang tokoh ulama Turki bernama Fethullah Gulen telah dituduh menjadi dalang kudeta di negara tersebut. Gulen merupakan seorang ulama Sunni yang selama ini tinggal mengasingkan diri di Pennsylvania, AS, sejak 1999. Ia lahir dan dibesarkan di Turki dan aktif sebagai imam sejak 1960-an, menyebarkan pentingnya toleransi dan kemodernan sebagai muslim Sunni. Sebuah kelompok gerakan pengikutnya, Hizmet, yang beraliran Sunni moderat lalu terbentuk dan hingga kini masih Gülen bina dari tempat pengasingannya. Peran Hizmet di Turki sangat dikenal di bidang pendidikan yang mengedepankan pendidikan untuk sekolah-sekolah agama. Hizmet dan kelompok lain pendukung Gulen kemudian mendirikan sekitar 100 sekolah charter, yaitu sekolah swasta yang mendapat subsidi pemerintah. Sekolah-sekolah binaan Hizmet mengutamakan pendidikan ilmu pengetahuan dan matematika. Meski berlabel sekolah agama, tidak ada pendidikan agama yang diajarkan dalam kelas, hanya praktik agama saja d...

AS dan Fethullah Gulen Bantah Tuduhan Turki atas Dalang Upaya Kudeta

Gambar
SuaraNetizen.com - Dituduh dalangi kudeta Turki, Amerika Serikat dan  Fethullah Gulen   akhirnya buka suara. Menteri Luar Negeri AS John Kerry, Sabtu (16/7/2016), mengatakan, AS akan membantu Turki menyelidiki upaya kudeta yang akhirnya digagalkan loyalis Presiden Recep Tayyip Erdogan. Kerry, seperti dilaporkan Agence France-Presse (AFP), juga mengundang Ankara untuk berbagi bukti-bukti yang dimiliki, yang dapat mengarah kepada kebenaran tudingan bawah Gulen, ulama oposisi yang kini menetap di AS, terlibat upaya kudeta. Turki, Sabtu (16/7/2016), mengancam akan berperang dengan Amerika Serikat jika tidak mengekstradisi Gulen, yang dituding mendalangi upaya kudeta. Ancaman itu dilakukan setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali menegakkan kekuasaanya setelah penangkapan 1.440 tentara yang diduga terlibat upaya kudeta. Berbicara di Luxembourg, Kerry mengatakan, Washington belum menerima tawaran ekstradisi formal untuk ulama tersebut. Namun, Kerry juga menambakan, “Kami sepen...

Menlu Turki tuduh AS dalangi Upaya Kudeta

Gambar
SuaraNetizen.com, WASHINGTON - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Turki sepertinya agak memanas setelah Ankara menuduh Washington ikut mendalangi upaya kudeta di Turki pada Jumat 15 Juli 2016 malam waktu setempat. Adalah Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavosoglu yang melemparkan tuduhan tersebut pada Sabtu 16 Juli 2016. Menurutnya, para pejabat Amerika telah mendalangi upaya kudeta gagal yang dilakukan militer Turki. AS menilai tuduhan Turki berbahaya bagi hubungan bilateral. Percobaan kudeta di Turki telah menewaskan 265 orang dan lebih dari 2 ribu orang lainnya terluka. Rezim Presiden Tayyip Erdogan telah merespons upaya kudeta itu dengan menindak dengan memenjarakan 2.745 hakim oposisi dan menangkap lebih dari 2.800 tentara yang dituduh bersimpati terhadap kudeta. Tuduhan Turki terhadap AS itu tak lepas dari sosok Fethullah Gulen, ulama oposisi Turki yang berada di AS. Gulen—teman politik Presiden Erdogan yang kini jadi musuh—telah dituduh sebagai dalang kudeta. Namun, Gulen telah m...

Panas!! Militer Turki Mengkudeta Erdogan, Apakah ini Sebuah Karma?

Gambar
Pasukan Militer Turki menyatakan telah mengambil alih pemerintahan dan merebut semua kekuasaan di negara itu. Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di televisi, Staf Jenderal Turki mengumumkan bahwa “Angkatan Bersenjata Turki mengambil alih kendali penuh atas kekuasaan.” Sebelumnya pada hari itu, kendaraan, tentara, dan pasukan keamanan militer dikerahkan di jalan-jalan Istanbul dan ibukota Ankara. Jet-jet militer dan helikopter terlihat terbang di atas kedua kota besar di Turki tersebut. Tembak-menembak dilaporkan terjadi di ibukota Ankara. Jembatan terkemuka yang melintasi selat Bosphorus dari Istanbul juga telah ditutup. Sebuah ledakan terdengar di Ankara. Menurut TRT Turki, negara ini sekarang dijalankan oleh “dewan perdamaian” yang akan menjamin keamanan penduduk dan bahwa jam malam telah diberlakukan di seluruh negeri. TV Negara mengklaim bahwa konstitusi baru akan disusun segera. Militer mengatakan telah memberlakukan darurat militer.    Sementara itu kantor berita Ana...