Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tradisi

Begini Makna & Asal Usul "Halal bi Halal" dalam Berbagai Versi

Gambar
Asal-Usul “Halal Bi Halal " - Pengertian  “halal bi halal”  tidak bisa diterjemahkan secara bahasa, karena pendefinisian halal bi halal lahir dari kultur masyarakat Indonesia. Jika diterjemahkan menerut lughowi-nya, maka akan mengandung arti yang tidak tepat dengan tujuan dan maksud halal bi halal itu sendiri. Hal ini karena tidak ada gramer Arab (nahwu sharaf) dengan kaidah halal bi halal. Bahkan bangsa Arab pun bisa jadi membaca halal bi halal tidak akan mengerti maksudnya. Lafadz  “halal”  berasal dari bahasa Arab yang sudah diserap menjadi bahasa Indonesia, yaitu lawan dari kata haram. Halal mempunyai arti boleh atau tidak dilarang, sedangkan kata  “bi”  adalah huruf jar yang biasa diartikan  “dengan”.  Secara lughowi halal bi halal diartikan  “boleh dengan boleh” . Halal bi halal tidak bisa dimaknai secara bahasa melainkan dimaknai segi kulturalnya yaitu budaya saling memaafkan atau dengan saling berkunjung ke rumah saudara (silaturrahim...

Cuma Orang Bahlul yang Mempermasalahkan Ucapan Minal Aidin wal Faizin

Gambar
SuaraNetizen.com  ~ Kalimat  “Minal aidin wal faizin” sering diucapkan orang ketika hari raya Idul Fitri. Kalimat itu sendiri artinya adalah “Dari orang-orang yang kembali dan beruntung.” Telah menjadi tradisi masyarakat muslim Melayu sejak dahulu kala sampai sekarang dan diamini oleh para ulama bahwa apabila tiba hari raya Idul Fitri mereka mengucapkan kalimat itu. Belum ditemukan satu pun ulama yang melarang pengucapan ini. Baru di zaman ini saja muncul sebagian orang yang terlalu bersemangat dalam beragama tapi sangat ekstrim (tasyaddud) yang mempermasalahkan ucapan itu. Alasannya cuma sepele, katanya:  “Kita mau kembali ke mana? Apa pada ketaatan atau maksiat?” Sebenarnya pertanyaan ini tidak perlu muncul. Apakah dia tidak sadar bahwa kata “Iedul Fitri” itu sendiri artinya “kembali fitri”? Sebagian ulama mengartikan kata “fitri” dengan “makan dan minum” lawan kata dari puasa. Sebagian lain mengartikannya sebagai fitrah yang artinya suci. Dua-duanya benar dan bera...