Postingan

Menampilkan postingan dengan label znews

Mengerikan, Kemampuan Membaca Dan Menulis Orang Indonesia Di Urutan 60 Dari 61 Negara

Gambar
SuaraNetizen.com - Fakta memprihatinkan terungkap dari pemeringkatan literasi internasional, Most Literate Nations in the World, yang diterbitkan Central Connecticut State University, Maret. Tingkat kemampuan membaca dan menulis masyarakat Indonesia sangat ketinggalan. Indonesia berada di urutan ke-60 dari total 61 negara. "Indonesia hanya lebih baik dari Botswana. Ini kan tidak enak didengar,’’ kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, setelah rapat pembahasan RUU tentang Sistem Perbukuan di Komisi X DPR kemarin (12/4). Posisi paling atas diduduki Finlandia, kemudian disusul Norwegia, Islandia, Denmark, Swedia, dan Swiss. Sementara jika hasil pemeringkatan itu dikupas khusus faktor keberadaan perpustakaan atau infrastruktur literasi, posisi Indonesia naik di urutan ke 36. Indonesia mengungguli Korea Selatan di urutan 42, Malaysia (44), Jerman (47), Belanda (53), dan Singapura (59). ’’Ini artinya Indonesia rajin membangun proyek perpustakaan. Tetapi tidak...

Uni Eropa Nilai Indonesia Sukses Redam Terorisme

Gambar
SuaraNetizen.com - Wakil Presiden Komisi Eropa Federica Mogherini menilai Indonesia berhasil meredam upaya terorisme di Tanah Air. "Indonesia dipandang sebagai salah satu negara yang sejauh ini memiliki kesuksesan dalam counter-terorism," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ditemui di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat sore. Menlu Retno bersama Menteri Perdagangan Thomas Lembong telah mendampingi Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Mogherini. Presiden dan Mogherini, jelas Retno, membahas upaya-upaya untuk menanggulangi gerakan ekstrimis dan terorisme serta melakukan pertukaran informasi. (Antara/NU online)

Dikeluarkan dari grup WhatsApp PKS, Fahri Hamzah Ngamuk di Twitter

Gambar
Fahri Hamzah menuduh para pimpinan PKS melakukan teror kepada para pengurus di daerah, agar tak ada yang membelanya. SuaraNetizen.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) benar-benar geram dengan sikap Fahri Hamzah yang tak mau mundur dari pimpinan DPR. PKS telah resmi memecat Fahri dari seluruh jenjang partai. Rupanya tak cuma dipecat dari partai, Fahri Hamzah juga dikeluarkan dari seluruh akses komunikasi partai. Kader-kader PKS dilarang berhubungan dan membahas masalah Fahri Hamzah. Fahri berkeluh kesah melalui akun Twitter-nya, @fahrihamzah. Menurut dia, PKS juga mengeluarkan dirinya dari grup WhatsApp partai. "Tiba-tiba saya dikeluarkan dari banyak grup WhatsApp kader. Mereka dilarang mendiskusikan saya. #BersamaPKS," tulis Fahri dikutip merdeka.com, Jumat (8/4). Menurut dia, para pimpinan PKS melakukan teror kepada para pengurus di daerah. Agar tak ada yang membela Fahri Hamzah. "Sekarang, mereka mulai meneror struktur di bawahnya juga kader agar memutus hubungan den...

Wartawan Aljazeera TV Kena Semprot Ahok

Gambar
SuaraNetizen.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama marah ketik ditanya jurnalis asing Aljazeera TV. Jurnalis tersebut mempertanyakan soal sikap Indonesia yang memperbolehkan pameran mesin rokok internasional di Ibu Kota. Sebab, World Tobacco Process and Machinery (WTPM) sudah ditolak di sejumlah negara. Pria yang biasa disapa Ahok itu menganggap pertanyaan jurnalis tersebut mengarah kepada penutupan pameran mesin rokok. "Anda orang asing jangan menjajah kami dengan pikiran konyol. Anda masuki semua produk farmasi rokok sintetis (ke Indonesia). Pernah kritik enggak tuh?" kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/4/2016). Ahok bilang, selama ini asing bisa saja mendukung Indonesia menutup pameran mesin rokok karena satu alasan. Pasalnya, banyak perusahaan asing yang kini menjual rokok sintetis ke Indonesia. Meski mengaku tak tahu, Ahok menduga ada keterlibatan perusahaan farmasi yang mengeluarkan rokok sintetis dalam...

Ayah Kandung Sonya Meninggal Karena Malu Dengan Kelakuan Anaknya

Gambar
SuaraNetizen.com, MEDAN - Kabar mengejutkan datang setelah ayah kandung Sonya Depari meninggal dunia karena penyakit jantung. Ayahnya yang bernama Makmur Depari jatuh sakit setelah mendengar kabar prilaku anaknya yang kurang mengenakkan, sehingga membuat dirinya didatangi polisi, Kamis (7/4/2016) siang. Kabar duka ini datang dari keluarga besar Makmur Depari yakni Kriss Ginting. Dalam akun Facebooknya mengabarkan kalau Ayah dari Sonya Depari telah berpulang. Dia berharap kepada seluruh warga Indonesia untuk menahan diri agar tidak mem-bully keluarga besar Depari terkait dengan insiden yang terjadi kemarin, Rabu (6/4/2016). Berikut ini postingan Kriss Ginting di Facebook: "Orang tua dari adik kita Sonya Depari, bapak M Depari baru saja meninggal dunia karena serangan jantung. Rumah duka di Karya Wisata gedung Johor Medan, mohon dengan sangat pengeritan dari kita semua untuk menghentikan sementara nafsu untuk membully keluarga besar Depari. Terima kasih atas perhatian saudara-sauda...

Bentak Polwan dan Ngaku Anak Jendral, Siswi Cantik ini diburu Polisi

Gambar
SuaraNetizen.com, JAKARTA -  Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen (Pol) Arman Depari membantah siswi yang memarahi Polwan Ipda Perida Panjaitan di Medan Sumatera Utara adalah putrinya. "Anak saya tidak ada perempuan, yang diberitakan itu bukan anak saya. Tiga orang anak saya laki-laki dan tinggal di Jakarta semua," kata Arman ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Rabu (6/4/2016) malam. Arman Dapari mengatakan dia sudah meminta polisi di Medan untuk menelusuri siapa siswi SMA yang mecatut namanya itu. "Saya sudah telepon Polrestas Medan untuk klarifikasi dan telusuri," kata mantan Kapolda Provinsi Kepulauan Riau ini. Ditanya apakah ada upaya hukum terhadap siswi SMU itu? "Saya belum berpikir ke ranah hukum, namun yang saya bisa pastikan itu tidak benar," kata dia. Diberitakan sebelumnya, usai melaksanakan Ujian Nasional (UN), para siswa SMA di Kota Medan menggelar konvoi, Rabu (6/4/2016) siang tadi. Saat konvoi berlangsung, polisi menghentikan sebuah mobil ...

Dokter Forensik Bantah isu Mayat Siyono Utuh dan Tak Bau

Gambar
Diduga ada propaganda pemutar balikan fakta agar terkesan seolah olah Siyono itu terlihat suci dan untuk menguatkan persepsi masyarakat agar densus 88 harus dibubarkan. SuaraNetizen.com - Kepolisian menepis rumor yang sempat beredar di masyarakat soal jenazah terduga teroris Siyono yang dikabarkan wangi, saat dibongkar untuk diautopsi. Kepala Divisi Hubungan Masyrakat Mabes Polri, Inspektur Jenderal Polisi Anton Charliyan mengatakan, hal tersebut tak masuk akal dan sengaja diembuskan, agar mengesankan yang bersangkutan tak bersalah dan suci. "Ada juga berkembang masalah kurang rasional, mayatnya enggak bau. Padahal, mayat seperti biasa, enggak ada hal yang aneh. Ini ingin munculkan seolah-olah orang suci, bukan Densus suci, kebenaran enggak perlu tipu muslihat," kata Anton di Mabes Polri, Jakarta, Selasa 5 April 2016. "Padahal visum dari dokter (jenazah Siyono) bau. Tidak ada yang istimewa dan aneh. Ini hanya memunculkan mitos seolah dia orang suci dan diistimewakan,...

Raja Saudi Juga Terseret dalam Skandal Panama Papers

Gambar
SuaraNetizen.com - Kebocoran data milik perusahaan hukum, Mossack Fonseca mengaitkan nama sejumlah figur penting dan pemimpin dunia dengan skandal korupsi, penghindaran pajak dan manipulasi kegiatan finansial yang dikenal dengan nama Panama Papers. Penjelasan Apa itu Panama Papers, Dokumen Rahasia Skandal Pajak yang Mengguncang  Dunia Salah satu pemimpin negara yang ikut terseret dalam skandal tersebut adalah Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. Menurut dokumen Panama Papers, pemimpin Dinasti Saud yang naik tahta pada Januari 2015 itu menggunakan offshore di Virgin Island, Inggris untuk membeli dan menghilangkan hipotik rumah mewahnya yang terletak di London. Laporan yang dilansir dari Royal Central, Selasa (5/4/2016), menyebutkan total hipotik yang dialihkan dari penggunaan perusahaan tersebut mencapai USD34 juta atau sekira Rp449 miliar. Peran sang raja sendiri tidak disebutkan secara detail dalam bocoran dokumen terbesar dalam sejarah itu dan hanya dikaitkan dengan hi...

Tersangkut Skandal Panama Papers, PM Islandia Mundur dari Jabatannya

Gambar
SuaraNetizen.com, REYKJAVIK – Gara-gara tersangkut kasus Panama Papers, Perdana Menteri Islandia Sigmundur Gunnlaugsson memutuskan untuk mundur dari jabatannya.  Hal ini disusul kedatangan puluhan ribu warga yang memadati kantornya di Reykjavik pada Selasa 5 April 2016, menuntunya untuk turun. Penjelasan Apa itu Panama Papers, Dokumen Rahasia Skandal Pajak yang Mengguncang Dunia “Ya, PM Gunnlaugson berjanji akan melepaskan jabatannya,” kata Menteri Agrikultur Sigurdur Ingi Johannsson, seperti disitat dari Washington Post, Rabu (6/4/2016). Setelah pernyataan resmi tentang kabar pengunduran diri ini, parlemen Islandia belum mengabulkannya. Sebab pada Selasa memang belum ada jadwal pertemuan. Menanggapi kasus yang menimpa kepala pemerintahannya, Presiden Olafur Ragnar Grimson menyatakan masih akan berbicara lebih lanjut dengan para pemimpin politik dan pihak lainnya sebelum membuat keputusan. “Kami masih mempertimbangkan pengunduran dirinya. Saya akan rundingkan masalah ini dengan pa...

Penjelasan Apa itu Panama Papers, Dokumen Rahasia Skandal Pajak yang Mengguncang Dunia

Gambar
SuaraNetizen.com - Dunia tengah membicarakan kebocoran dokumen finansial dari sebuah firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca.  Data tersebut terangkum dalam hasil investigasi sebuah organisasi wartawan global, International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ), sebuah koran dari Jerman, Süddeutsche Zeitung, dan lebih dari 100 organisasi pers dari seluruh dunia. Adapun Tempo menjadi satu-satunya media di Indonesia yang terlibat dalam pengungkapan skandal ini. Data Panama Papers sebesar 2,6 terabita, yang berisi informasi sejak 1977 sampai awal 2015, tersebut berhasil diungkap ke publik. Dari data tersebut dapat diintip dunia offshore atau dunia tanpa pajak bekerja. Mossack Fonseca menjajakan kerahasiaan finansial kepada politikus, penipu, mafia narkoba, miliuner, selebritas, dan bintang olahraga kelas dunia, untuk mendirikan perusahaan di negara surga bebas pajak seperti Panama atau British Virgin Island. Uang terus mengalir di dalam gelombang global tapi terjaga secara ...

Guru Jokowi Beberkan Nilai dan Tingkah Jokowi Saat SMA

Gambar
SuaraNetizen.com, SOLO - Nilai rapor Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat bersekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Solo, Jawa Tengah, termasuk bagus. Orang nomor wahid di Indonesia itu lulus dari SMAN 6 Solo sebagai siswa Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada 1980. Begitulah hasil penelusuran TRIBUNSOLO.com dari beberapa sumber secara terpisah di Solo. GURU JOKOWI - Satriani, guru Jokowi saat SMA di Rumah Satriani, Jl Kenanga 1 No 15, Palur, Jaten, Karanganyar, Jumat (1/4/2016) Sumber yang pernah melihat buku induk sekolah dan rapor Jokowi mengungkapkan, tidak ada nilai merah--angka lima ke bawah--dalam rapor Jokowi di SMAN 6 Solo. Jokowi, antara lain, mendapatkan nilai 90 untuk mata pelajaran Pendidikan Kesenian. Jokowi yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961, memperoleh nilai 90 untuk Kesenian tatkala semester IV atau saat duduk di kelas dua SMA. Sumber lain mengungkapkan, Jokowi juga memperoleh nilai 9 untuk mata pelajaran Geografi, yaitu saat kelas satu ...

Bawa Kesejukan, Ekspedisi Islam Nusantara Disambut Positif di Berbagai Daerah

Gambar
SuaraNetizen.com ~ Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Heru Sudjatmoko mengungkapkan rasa syukur gembira atas Ekspedisi Islam Nusantara yang digelar PBNU. Ia menyampaikan hal itu di kantornya ketika menyambut kedatangan tim Ekspedisi Nusantara di Semarang, Jawa Tengah, Senin (4/4). Heru mengaku telah mendengar Islam Nusantara yang digagas pada Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, tahun 2015 lalu. "Rasanya membawa kesejukan. Insyaallah kesejukan ini tak hanya umat Islam tapi warga bangsa ini, di mana pun berada," ungkapnya. Ia juga mengaku pernah membaca AD/ART NU. Ia menemukan, bagi NU negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) adalah bentuk negara yang final. NU, sambung dia, menjadikan Pancasila sebagai dasar negara. Ini adalah salah satu konsistensi organisasi yang didirikan para kiai mengawal negeri ini. "Mulai didirikan, diperjuangkan, sampai sekarang," tambahnya. Di akhir sambutannya, Heru kembali menyebutkan sepakat atas gagasan Islam Nusantara. Menurut ...

Plesetkan Wiranto Jadi Wiranti, Hanura Minta H Rizieq Pindah ke Gurun Pasir

Gambar
SuaraNetizen.com  - Pernyataan keras pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq kepada Ketua Umum Partai Hanura Wiranto,membuat kader partai tersebut meradang. Habib Rizieq menghina sekaligus mengeluarkan pernyataan bernada rasis karena sikap Wiranto yang mendukung Basuki T purnama (Ahok) di Pilgub DKI 2017 mendatang.    "Kalau Habib Riziq tidak bisa menghargai perbedaan pandangan dalam berdemokrasi saya sarankan untuk pindah ke gurun pasir saja,"ujar Ketua DPP Partai Hanura Dadang Rusdiana kepada Rimanews .com , Selasa (5/4/2016). Di negara Pancasila ini, kata Dadang, pandangan provokatif Habib Riziq justru membahayakan keutuhan bangsa. Ia bahkan menuding Habib Riziq belum paham tentang agama. "Habib Riziq jangan sok tau dalam agama dan mengklaim hanya penafsiran dia yg benar. Banyak ragam pendapat masalah kepemimpinan dalam penafsiran ulama,"ucapnya. "Saya sarankan Habib Rizieq jangan sok pinter dan belajarlah mengaji dengan baik,"tandas Sekretaris ...

PBNU: Tak Ada Fatwa Larang Pilih Pemimpin Non Muslim, Pemimpin itu Ukurannya Adil

Gambar
"Nggak ada fatwa itu. Memilih pemimpin itu ukurannya adil," kata Said Aqil.    Presiden Joko Widodo bertemu Rais Aam dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istana Merdeka [suara.com/Erick Tanjung] SuaraNetizen.com  - Di tengah persiapan pemilihan kepala daerah Jakarta periode 2017-2022 muncul isu bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan untuk menyerang Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Di Istana, Jakarta, Kamis (31/3/2016), secara umum, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siraj tidak setuju dengan upaya-upaya menjatuhkan seseorang dengan isu SARA. Menurut Said Aqil ukuran memilih pemimpin yang baik bukan didasarkan pada latar belakang agama, melainkan keadilan, kejujuran, dan amanah. Said Aqil menegaskan tidak ada fatwa yang melarang memilih pemimpin non muslim. "Nggak, nggak ada. Nggak ada fatwa itu. Memilih pemimpin itu ukurannya adil," kata Said Aqil. Beberapa waktu yang lalu, didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno,...

Fadli Zon Akui Isteri Setya Novanto yang Koordinir Istri-istri Anggota DPR Piknik ke Jepang

Gambar
SuaraNetizen.com ~ Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon menjelaskan kegiatan Persaudaran Istri Anggota DPR ‎(PIA) Periode 2014-2019 ke Jepang dibawah koordinir isteri Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto. "Itu dikoordinir oleh isterinya pak Novanto, isteri semua partai ada disitu, kalau engga salah. Mereka hanya mau mengakrabkan diri," kata Fadli Zon di kompleks Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/4/2016). Politikus Gerindra ini menjelaskan kegiatan kunjungan PIA ke Jepang sudah dirancang enam bulan sebelumnya. Dia mengakui isterinya pun turut serta di dalam kegiatan kunjungan itu. Pembiayaan untuk itu pula, dia pastikan, tidak ada memakai anggaran negara, DPR RI. "Biayanya pun sendiri. Tidak ada sepeser pun uang negara disitu," ujar Fadli Zon. Para isteri anggota DPR juga katanya, tidak meminta-minta fasilitas kepada KBRI atau KJRI di Negeri Matahari Terbit. "Mereka menginap di hotel bintang tiga. Tidak meminta juga bantuan ke kedutaan," ujarnya. ...

Tak Terima Pemecatan, Fahri Balik Serang Presiden PKS

Gambar
SuaraNetizen.com ~ Politikus Fahri Hamzah akan melakukan perlawanan melalui jalur hukum, menentang pemecatannya dari segala jenjang keanggotaan Partai Keadilan Sejahtera. Fahri merasa sangat dirugikan atas pemecatan yang dilakukan Presiden PKS Sohibul Iman. Alih-alih memilih hengkang, Fahri menegaskan bakal tetap berada di PKS dan mempertahankan partai yang telah ikut dibangunnya. "Saya akan menggunakan hak saya melalui jalur hukum negara karena pimpinan partai telah melakukan tindakan melawan hukum yang sangat serius," ujar Fahri dalam keterangan resmi di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/4). Tindakan melawan hukum tersebut yang dimaksud Fahri antara lain PKS tidak mengindahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Dia juga menilai pimpinan PKS telah menciptakan persidangan yang ilegal dan fiktif. Dalam surat pemecatan yang baru diterima tadi malam (3/4), Fahri menilai banyak terdapat kejanggalan. "Dalam putusan itu pengadu, penyidik, penuntut, dan hakim ad...

Langka, Tiga Kali Dinyatakan Sudah Mati Pria Ini Hidup Lagi

Gambar
SuaraNetizen.com, CIREBON –  Kisah tentang Mukhlas (64) warga Blok Desa, di Desa Barepan di Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon ini sungguh sangat langka. Pria sepuh yang sudah dalam kondisi lumpuh itu sempat tiga kali dinyatakan mati.    Mukhlas sudah jatuh sakit sejak 22 Februari lalu. Ia tak bisa berbicara lagi. Kelumpuhan juga membuatnya hanya berbaring di tempat tidur. Kabar tentang Mukhlas yang tiga kali dinyatakan mati itu mulanya beredar di Facebook. Radar Cirebon (Jawa Pos Group) lantas menelusuri informasi itu untuk membuktikannya. Ternyata memang benar adanya. Pada hari Jumat (25/3) lalu pukul 03.00, Mukhlas dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga pun menangisi kematiannya. Rencananya pemakaman pun sudah dibahas. Doa-doa dan surat-surat dalam Alquran pun dilantunkan. Tapi 2,5 jam setelah Mukhlas dinyatakan meninggal, ternyata ia bernafas lagi. Keluarganya pun terkejut bukan kepalang. Tetangga pun ikut lega. Tapi pada hari yang sama pada pukul 22.00, Mukhlas...

Dulu Buas Teriak Ahok Korupsi, Saat Temannya Keciduk Taufik-lulung Hilang Taring

Gambar
SuaraNetizen.com ~ Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung dan Wakil Ketua DPRD Jakarta, Mohamad Taufik tak banyak berkomentar saat koleganya Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, M Sanusi ditetapkan sebagai tersangka suap PT Agung Podomoro Land (APL) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keduanya kehilangan taring saat menyoroti tindak pidana suap yang menyeret koleganya itu. Apa lagi, M Taufik tidak banyak berbicara saat KPK melakukan penahanan terhadap adik kandungnya tersebut. Sikap yang ditunjukkan Lulung dan Taufik ini jelas berbeda sebelum Sanusi ditangkap dan ditahan KPK. Dulu, dua orang itu selalu berteriak lantang saat disinggung kasus dugaan korupsi. Terlebih, bila kasus korupsi itu menyinggung Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Belum lupa ingatan publik, tiga serangkai yang terdiri dari Lulung, Taufik dan Sanusi kerap menuding Ahok koruptur. Sakin ngebetnya ingin Ahok di bui, Lulung dan Taufik menyambangi lembaga hukum KPK dan Bareskrim. Keduany...

Yusril Kesal Pada Pemilik tvOne, MetroTV dan RCTI karena Gunakan Media utk Politik

Gambar
SuaraNetizen.com ~ Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra geram dengan perilaku politisi yang kerap menggunakan media massa untuk menjatuhkan lawan politik atau untuk propaganda partai.  Menurutnya, cara atau strategi yang diambil pemilik media yang juga politisi, sangat tidak mendidik, masyarakat pun dirugikan. "Kita lihat sekarang tvOne dan Metro TV, itu enggak pantas lah. Apalagi (media) cetak, si Hary Tanoe juga," ujar Yusril saat ditemui wartawan di kantor wapres, Jakarta, Selasa (5/1). Yusril menuturkan, seharusnya orang yang berpolitik mundur dari kepemilikan media dan tidak lagi menggunakan kekuatan media sebagai alat propaganda. Sebab, media sepenuhnya digunakan untuk kepentingan publik, bukan partai atau kepentingan politik. "Media itu kan media komersial orang beli. Saya langganan Koran Sindo, langganan koran Media Indonesia, isinya dicekokin mulu sama Surya Paloh. Kan kesel juga. Sudah saya bayar juga, dicekokin lagi," katanya kesal....

Bagi Bandit Abu Sayyaf, Sandera Muslim atau Bukan Nggak Penting yang Penting Duit Tebusan

Gambar
SuaraNetizen.com ~ Melihat penyanderaan terhadap 10 orang warga negara Indonesia oleh milisi Abu Sayyaf di Filipina selatan, pemerhati terorisme Nasir Abbas menyebut, kelompok itu tidak melihat apa keyakinan yang dipeluk calon korbannya. “Mereka acak saja, ada Muslim, ada yang bukan Muslim. Inti persoalannya bukan di situ, kapal ini kan membawa barang berharga, membawa batubara,"ujar Nasir, Kamis (31/3/2016). Nasir pun menambahkan, ""Jadi ini milik perusahaan yang kaya. Jadi yang dipertaruhkan itu bukan orang disandera. Ini ada permintaan tebusan. Ini adalah bentuk pemerasan terhadap perusahaan (semata).” Pada pertengahan 2014, kelompok separatis yang terdiri dari milisi Islam dan berbasis di kepulauan di Filipina selatan, seperti Jolo, Basilan, dan Mindanao itu, disebut-sebut telah berbaiat kepada kelompok yang menamakan diri mereka Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). ISIS dikenal tidak pandang bulu dalam melakukan aksinya. Menurut Nasir, Abu Sayyaf hanya “ikut-iku...