Ternyata Pembunuh Murniati adalah Kakak Kandungnya Sendiri, Tega banget sama adeknya sendiri


"Astagfirullah al adzim.....seorang kakak yg seharusnya jd pelindung malah jd algojo pencabut nyawa adiknya. Tidak bisa membayangkan betapa hancur perasaan kedua org tua merk. Semoga keduanya bisa tabah menjalani ujian ini. Selamat untuk anggota Polisi yg tidak butuh waktu lama untuk mengungkap kasus ini..." (Purwanto)

"Kejam sekali, ya.. Alhamdulillah bisa terungkap makasiih pak kapolda. Hebat. Hukum mati saja kakaknya ini sungguh kejam...(Pertiwy)

SuaraNetizen.com - Kurang dari 24 jam, Polres Jakarta Timur dan Polsek Cipayung berhasil mengungkap pembunuhan Murniati. Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu ternyata dibunuh oleh kakak kandungnya.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana saat dikonfirmasi membenarkan hal ini. Namun ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut soal tersangka tersebut.

"Nanti saja akan dirilis sama Kapolres," ujar AKBP Sapta kepada detikcom, Rabu (11/1/2017).

Informasi yang dihimpun detikcom, tersangka berinisial A. Dia ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadapnya.

Kunci rumah yang ditempati korban menjadi petunjuk polisi dalam mengungkap kasus tersebut. Keterangan keluarga kepada polisi, kunci tersebut sempat hilang beberapa waktu sebelumnya saat A datang ke rumah ibu korban.

"Jadi yang pegang kunci itu dua orang, si korban sama ibunya. Nah, kunci yang dipegang ibunya itu pernah hilang sewaktu kakaknya itu datang ke rumah. Karena hilang, ibu korban bikin kunci duplikat," ujar seorang perwira polisi yang enggan disebutkan namanya.

Dari situ, polisi memiliki kecurigaan bahwa pelaku adalah orang dekat dengan korban. Hasil penyelidikan polisi akhirnya mengerucut pada A.

"Karena, pada saat korban ditemukan tewas itu, kunci korban ada di kamar korban," lanjut sumber tersebut.

Ini Penuturan Tetangga Soal Kakak Kandung Murniati

Keluarga Murniati diduga belum mengetahui jika pelakunya kakak kandung Murniati (AR). Sebab menurut tetangga Murniati bernama Eka, ibunda Murniati bernama Popong sempat gelisah mencari-cari (AR) di prosesi pemakaman.

"Tadi pas pemakaman ibunya (Popong) sempat nyari kakaknya Murniati. 'Rahman mana, Rahman mana," kata Eka di kediamannya, Jalan Makmur, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (11/1/2017).

Eka mengatakan kakak Murniati memang tidak nampak terlihat di prosesi pemakaman Murniati. Padahal menurutnya, (AR) masih sempat berada di lokasi pembunuhan dan ikut mengurusi jenazah Murniati sebelum dibawa ke Rumah Sakit Polri. Lalu mulai selasa sore AR sudah tidak terlihat di lokasi.

"Dari kemarin sore itu sudah tidak ada," ujar Eka.

Murniati ditemukan tewas di kamar rumahnya Jalan Makmur, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Soal kasus ini, polisi menetapkan kakak kandung Murniati sebagai tersangka. Polisi juga sedang mendalami perkara warisan yang bisa jadi melatarbelakangi kasus ini.

Kembali ke penuturan Eka si tetangga, dia bercerita bahwa AR sempat menolak jenazah Murniati diautopsi. "Jadi kakaknya itu sempat menolak jenazah Murni diautopsi," kata Eka.

Menurutnya, AR menolak karena tidak ingin repot dan jenazah ingin segera dimakamkan di kampung halamannya Garut. Kemudian tanpa sepengetahuan kakak Murniati, ibu kandung Murniati Popong menandatangani surat persetujuan autopsi.

"Kemudian ibunya tadi pagi-pagi ke Rumah Sakit Polri tanda tangan surat persetujuan autopsi," ujarnya.

Murniati adalah mahasiswi Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang menjadi korban pembunuhan. Soal kasus ini, polisi menetapkan kakak kandung Murniati sebagai tersangka. (Detik/SN)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilik dan Penggagas Kafe Jamban ternyata Seorang Dokter, Gini Awal Mula Munculnya

Anies-Sandi Janjikan Subsidi 80 Persen Air Bersih Bagi warga DKI

BJ Habibie Tulis Surat Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Zulfiqar Ali, ini alasannya