Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ekonomi

5 Januari Pertamina Naikkan Harga BBM, Ini Daftar Harga Terbarunya

Gambar
"Kado yg istimewa dari para penguasa. kalau sudah BBM naik, bakalan kebutuhan dapur pun melejit. siap - siap lah kita yang sudah berumah tangga ini. istri bakalan minta DTD ( Dana Tambahan Dapur) . oalah, naseb... naseb... rakyat lemah semakin melemah... mari berdoa dan berusaha saja semoga kita diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.."(Joe) "Nanti juga turun lagi masbroo... kadang kita yg terlalu cepat mengambil keputusan utk menyalahkan pemerintah. Dimana saat bbm trun, adakah status sperti ini? Dimana saat di papua skrg turun dari 50000/liter smpe 100rbu tapi oleh pemerintah diberikan keadailan utk sama dgn kita yang di jakarta ini.. ingetlah.. kadang mengambil keputusan yang cepat blm tentu benar masbroo..lbh baik lihat keseluruhan.. nanti klo ente ke papua bisa deh mrsakan nikmatnya pke bbm dsna dgn harga sama dgn yg dsni.. di papua aja dlu hrga 50000/liter gak ribut. Kita bru naik 300 perak udh mnjatuhkan pemerintahn. Yuk lbh melihat program peme...

Bi: Rupiah Terbaru Lebih Mirip Euro Ketimbang Yuan

Gambar
SuaraNetizen .com - Sejak rupiah emisi baru dirilis Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah, banyak isu negatif beredar. Salah satunya, mata uang bertemakan NKRI tersebut dianggap mirip dengan mata uang China, yuan. Deputi Direktur Departemen Pengendalian Uang BI, Yudi Harimurti, mengungkapkan sebenarnya jika dilihat dari desain, pecahan emisi baru rupiah lebih menyerupai uang kertas euro ketimbang yuan. "Kalau dilihat satu per satu yuan, euro, dan Arab Saudi (riyal). Itu kalau mau dimirip-miripin kita lebih mirip euro," kata Yudi di kantor BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (21/12/2016). Menurut dia, setiap bank sentral memiliki standar masing-masing dalam menentukan desain mata uang barunya. Dalam emisi uang NKRI itu, desain didasarkan pada karakteristik lokal Indonesia. "Karena pahlawan berbeda-beda, warnanya juga. Tetapi kita tidak berniat memirip-miripkan karena masing-masing negara punya karakteristik, kebangaan tersendiri, dan kebudayaannya. Seperti diketahui kita me...

Cut Meutia Tidak Berjilbab dipermasalahkan, BI: Semua Foto Pahlawan di Uang Rupiah Baru Sudah Dapat Izin Ahli Waris

Gambar
SuaraNetizen .com - Isu negatif bermunculan terhadap uang rupiah desain baru yang dirilis Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah awal pekan ini. Isu-isu ini beredar dengan cepat di media sosial (medsos). Belum selesai dituduh mirip yuan, uang rupiah desain baru kembali diterpa isu miring. Kali ini, menyasar kepada para pahlawan yang terpampang di uang baru. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Suhaedi, mengatakan pemilihan foto para pahlawan sudah melalui diskusi panjang dengan banyak pihak. "Semua foto pahlawan, setelah diskusi panjang dengan berbagai pihak, kita mintakan persetujuan dan masukan dari ahli waris apabila ada yang lebih pas," kata Suhaedi ketika dihubungi detikFinance, Rabu (21/12/2016). Menurutnya, semua pemilihan foto juga dilakukan dengan hati-hati. Pewarnaan dan pencahayaan juga diatur supaya terlibat lebih cerah. "Semua dilakukan dengan hati-hati, misalnya perubahan foto seorang pahlawan supaya kelihatan lebih cerah dan ber...

Rupiah Terbaru Mirip Yuan? Lihat Perbandingannya dengan Uang Euro, Yuan dan Riyal

Gambar
SuaraNetizen . com - Bank Indonesia (BI) dan pemerintah baru saja meluncurkan uang rupiah desain baru. Dengan tampilan yang lebih fresh, uang baru ini langsung beredar di masyarakat. Tak lama setelah diluncurkan, uang baru ini ramai dibicarakan di masyarakat. Mulai dari pembahasan positif, hingga negatif. Salah satu isu yang negatif adalah rupiah baru ini dituduh mirip yuan. Sampai-sampai pemerintah dituduh sebagai antek China komunis gara-gara desain baru rupiah. Benarkah seperti itu, oke mari kita lihat perbandingannya dengan mata uang negara lain Euro, Yuan, Riyal di bawah ini. Masih keukeuh bilang Rupiah mirip yuan?

Uang Rupiah Disign Baru Dicetak Peruri, Memakai Bahan Lokal dan Impor

Gambar
SuaraNetizen .com - Uang rupiah baru telah beredar di masyarakat setelah dirilis Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah kemarin. Uang tersebut dicetak oleh Perum Peruri. "Semua (dicetak) di Peruri," kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi, kepada detikFinance, Selasa (20/12/2016). Sementara bahan-bahan untuk uang rupiah baru tersebut menggunakan bahan lokal dan impor. Sayangnya, bank sentral tidak menyebut bahan impornya berasal dari negara mana. "Kalau bahan baku, itu ada yang dari impor maupun nasional. Tapi pencetakannya sepenuhnya dari Indonesia," kata Gubernur BI, Agus Martowardojo, usai peluncuran rupiah desain baru kemarin. "Tentu ada beberapa sumber dari beberapa negara, tentu melalui tender internasional yang governance-nya baik.," kata Agus. ( Detik )

Sttt, Ini Lho Tujuan Di Balik Pergantian Uang Rupiah Baru

Gambar
SuaraNetizen .com  – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), Asmawi Syam, mengatakan adanya pergantian tampilan uang suatu negara sudah menjadi hal yang lumrah. Bahkan, perubahannya ada yang rutin dilakukan.  Kata Asmawi, adanya tampilan baru mata uang suatu negara dapat memberikan penyegaran tersendiri dalam proses transaksi di negara tersebut. Selain itu, dapat menjadi ruang apresiasi terhadap pahlawan atau pun seni yang terkandung di dalam tampilan mata uang. "Uang baru ini kan memunculkan pahlawan. Ini ada apresiasi juga terhadap seni Indonesia, ya kita menghargai pahlawan," ucap Asmawi dalam acara peresmian kartu Railpay, di Stasiun Juanda, Jakarta, Senin, 19 Desember 2016. Dia juga menuturkan, dengan adanya penciptaan dan peredaran uang baru, tentu saja diimbangi dengan sistem keamanan terkini dalam lembaran atau logaman uang tersebut. "Makin baru suatu produk, keamanannya lebih canggih, karena ditemukan suatu teknologi yang lebih  up to date ,...

Isu Uang Rupiah Baru Dinilai Mirip Uang China, Gini Kata Anggota DPR

Gambar
SuaraNetizen .com  – Anggota Komisi XI DPR, Heri Gunawan, berkomentar mengenai Bank Indonesia (BI) yang telah meluncurkan 11 pecahan uang Rupiah baru secara serentak pada Senin, 19 Desember 2016. Desain baru tersebut menampilkan gambar pahlawan yang mewakili seluruh wilayah di Indonesia. Isu yang beredar belakangan ini bahwa desain uang baru tersebut mirip desain uang negara China. "Pemerintah dan BI perlu mengklarifikasi serius isu yang beredar di masyarakat tentang desain uang baru yang mirip dengan desain uang negara China, termasuk sistem cetak rectoverto ," kata Heri dalam keterangan tertulisnya, Senin, 19 Desember 2016. Menurutnya, isu tidak sedap itu bisa menciptakan instabilitas sehingga bisa berujung pada gagalnya program distribusi uang baru. Pemerintah juga diminta tetap memperhatikan dan memastikan tidak ada dampak inflasi terkait peluncuran uang baru tersebut. Pasalnya, uang lama yang sedang beredar dan dicetaknya uang baru tentu berisiko inflasi. "Pemerinta...

Lihat Nih Penampakan Pecahan Uang Rupiah Terbaru, Keren Nggak

Gambar
SuaraNetizen.com, Jakarta -  Bank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan 11 uang rupiah Emisi 2016 dengan gambar pahlawan baru. Peluncuran uang rupiah baru ini dilakukan‎ langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Uang rupiah baru yang akan diluncurkan tersebut terdiri atas tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam. Uang rupiah baru ini akan menampilkan 12 gambar pahlawan nasional. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Suhaedi menjelaskan, uang rupiah kertas yang akan diterbitkan terdiri atas nilai nominal Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sedangkan uang rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100. Adapun Nama ke-12 Pahlawan Nasional yang masuk dalam uang rupiah baru adalah: 1. Pahlawan Nasional Dr. (HC) Ir. Soekarno dan Dr (HC) Drs. Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan Rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100 ribu.  ...

Desain Baru Uang Rupiah Sulit Dipalsukan, Ini Penjelasannya

Gambar
SuaraNetizen.com  - Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah akan meluncurkan 11 desain baru uang rupiah secara serentak pada Senin 19 Desember 2016. Uang baru ini diklaim sulit dipalsukan. Menurut Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi, uang desain baru tersebut akan dilengkapi dengan unsur pengamanan yang lebih kuat untuk menanggulangi peredaran uang palsu. "Antara lain melalui penguatan unsur pengaman antara lain dilakukan melalui  color shifting ,  rainbow feature ,  latent image ,  ultra violet feature ,  tactile effect , dan  rectoverso ," kata Suhaedi dikutip dari laman Sekretariat Kabinet (Setkab), Jumat (16/12/2016). Dari sisi  color shifting , apabila dilihat dari sudut pandang yang berbeda, akan terjadi perubahan warna secara kontras. Dari sisi  rainbow feature , apabila dilihat dari sudut pandang tertentu akan muncul gambar tersembunyi multi warna berupa angka nominal Sedangkan dari sisi  latent imag...

Waduh, Delapan Orang Terkaya di RI Versi Forbes Tak Punya NPWP

Gambar
SuaraNetizen .com  – Presiden Joko Widodomengundang ratusan Wajib Pajak, yang termasuk paling kaya di Indonesia atau yang disebut Wajib Pajak  prominent , di Istana Negara, Jakarta, Jumat 9 Desember 2016 malam. Dalam kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan gambaran mengenai perkembangan program pengapunan pajak atau  tax amnesty  periode kedua yang akan berakhir Desember 2016 ini. Total yang ikut, ada 448 ribu. Namun, yang ada di Istana malam ini adalah 500 Wajib Pajak (WP)  prominent  yang diundang khusus. "Kalau istilah kami di Kementerian Keuangan dan Ditjen Pajak malam hari ini yang kita undang adalah yang disebut  prominent   person di Indonesia. Jadi memang kalau dibilang tadi the  chosen one  (terpilih) ada alasannya," jelas Sri Mulyani, di Istana Negara, Jakarta, Jumat. Dari yang WP prominent itu juga, dipilih karena mereka adalah orang terkaya di Indonesia versi majalah luar negeri. ...

Sembilan Naga Tak Perlu Melalui Ahok Untuk Bisa Kuasai Ekonomi Indonesia

Gambar
SuaraNetizen .com  - Mantan ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif mempertanyakan kicauan di media sosial yang menyebutkan konglomerat "Sembilan Naga" akan lebih leluasa menguasai ekonomi Indonesia yang memang sebagian besar sudah berada dalam genggaman mereka, melalui Ahok.  “Benarkan demikian? Jawabannya: tidak salah, tapi tidak perlu melalui Ahok yang mulutnya dinilai liar dan jalang itu,” kata Syafii dalam tulisan opininya yang dimuat di rubrik "Pendapat"  Koran Tempo , hari ini. Kemarin, dalam diskusi bertema "Aksi Bela Islam III-212, Doa Atau Unjuk Rasa dan Prediksinya" di Menteng, Jakarta, pengamat ekonomi Ichsanudin Noorsy mengatakan, masuknya Ahok dalam kontestasi politik Pilkada DKI membawa misi kepentingan konglomerasi yang ingin merebut kekuasaan di Indonesia.  Noorsy melihat, para pemilik modal itu juga hendak berkuasa secara politik di Tanah Air melalui pintu masuk Ahok. “Andaikata tidak sukses di Pilkada 2017, mereka akan maju pada ...

Jokowi: Kalau ada yang Main Lagi, Kita Gebuk

Gambar
SuaraNetizen .com  – Presiden Joko Widodo menegaskan, tidak akan ada belas kasihan terhadap pihak-pihak yang mencoba kongkalikong dengan pemerintah. Apalagi menyangkut korupsi dan suap seperti yang terjadi pada salah satu pejabat Direktorat Jenderal Pajak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin 21 November malam. Jokowi menilai, masih ada oknum-oknum tertentu yang berani "bermain" untuk kepentingan pribadi. Dia menyayangkan hal itu masih terjadi di institusi sebesar Direktorat Jenderal Pajak.   "Biasa dalam sebuah organisasi besar, seperti Direktorat Jenderal Pajak, di sana ada berapa ribu, satu yang seperti itu yang penting dibekuk, udah," kata Presiden Jokowi usai membuka Kompas 100 CEO forum di Cendrawasih Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis 24 November 2016. Jokowi mengatakan, perilaku seperti itu tidak akan ditoleransi. Bahkan kalau ada yang ingin “bermain-main” lagi, Jokowi menjanjikan akan ...

Penyebar Isu Rush Money Terdeteksi, Polisi Segera Tangkap

Gambar
SuaraNetizen .com  –  Penyidik Kepolisian berhasil menemukan orang yang diduga penyebar informasi bohong atau hoax soal informasi adanya penarikan uang dari bank atau  rush money  secara besar-besaran yang akan dilakukan masyarakat. "Saat ini tim cyber kita sedang melakukan penyelidikan. Sudah terdeteksi ya pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja menyebarluaskan informasi ini," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 21 November 2016. Namun Boy belum menyimpulkan siapa pelaku penyebar berita  hoax  soal rencana  rush money yang meresahkan masyarakat Indonesia itu. Namun data-data penyebar berita bohong itu sudah dipegang petugas untuk terus diselidiki. "Saya tidak bisa sampaikan pihak mana yang terdeteksi, tapi unit cyber crime kita sudah pegang data. Jadi kami mohon yang terpenting masyarakat laksanakan aktivitas seperti biasa," ujarnya. Ditambahkan Boy, pelaku pe...

Sri Mulyani: Yang Paling Tersiksa dengan Aksi Rush Money adalah Rakyat Kecil

Gambar
JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan gerakan penarikan uang secara besar-besaran atau rush money akan menyiksa masyarakat kecil di Indonesia. Sebab selama ini, kata dia, masyarakat menyadari perbankan menjadi tempat aman penyimpanan. Oleh karena itu, aksi rush money akan merusak perbankan dan sekaligus merusak kepentingan masyarakat sendiri. "Kalau merusak, pasti yang akan terkena dan menderita dulu adalah masyarakat paling kecil dan masyarakat miskin. Oleh karena itu, hati-hati dalam melakukan tindakan yang bisa saja melukai dan memengaruhi kepentingan masyarakat sendiri," kata Sri Mulyani di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2016). Aksi penarikan uang besar-besaran akan dilakukan pada 25 November 2016 atau bersamaan dengan rencana demonstrasi kedua kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sri Mulyani mengatakan, stabilisasi sektor keuangan sangat berhubungan erat dengan upaya me...

Sri Mulyani: Kemampuan Indonesia Membayar Utang Jauh Lebih Baik dari Jepang dan AS

Gambar
Jakarta -  Meskipun mengakui nominal utang luar negeri pemerintah meningkat, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan Indonesia sekarang lebih mampu membayar utang-utangnya dibanding sebelumnya. Kemampuan itu tercermin dari rasio utang atas produk domestik bruto (PDB) yang relatif lebih rendah dari era sebelumnya. Menurut data yang dikutip Menkeu, 10 tahun lalu utang RI hanya US$ 132 miliar, namun PDB juga sangat rendah yaitu US$ 364 miliar, sehingga rasio utang terhadap PDB adalah 36%. Tahun ini, utang melonjak menjadi US$ 300 miliar, tetapi PDB naik dua kali lipat lebih menjadi sebesar US$ 861 miliar, sehingga rasionya hanya 34%. Dengan pemahaman ini, kata Sri Mulyani, utang Indonesia sebetulnya lebih kecil dari sebelumnya meskipun nominalnya lebih besar. Sebagai catatan, negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat memiliki rasio utang terhadap PDB di atas 100%, sehingga dalam perspektif ini kemampuan membayar utang Indonesia jauh lebih baik. "Tidak pernah ter...

Sri Mulyani: Tax Amnesti Indonesia Capai Rekor Tertinggi di Dunia

Gambar
SuaraNetizen.com - Kebijakan pengampunan pajak atau  tax amnesty  di Indonesia telah menuai sukses. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut jika dilihat dari capaian uang tebusan dan deklarasi harta dari kebijakan ini, Indonesia menjadi pemecah rekor tertinggi di dunia. Dalam rapat kerja evaluasi tax amnesty bersama Komisi XI DPR, Ani mengatakan berdasarkan uang tebusan, hingga Kamis pagi telah mencapai Rp87 triliun yang jika dihitung secara produk domestik bruto (PDB) sebesar 0,65 persen. "Indonesia dengan jumlah uang tebusan itu atau 0,65 persen dari PDB, ini adalah yang tertinggi mendekati Chili yang 0,62 persen yang juga terapkan pada tahun lalu," kata Ani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, , Kamis (29/9/2016). Begitu juga dengan India yang menerapkan kebijakan serupa di 1997 hanya mendapatkan uang tebusan 0,58 persen terhadap PDB. Lalu negara-negara lain yang sering digunakan sebagai contoh penerapan tax amnesty yakni Italia hanya 0,20 persen, Afrika S...