MEREKA SENANG saat ACEH DI GUNCANG GEMPA

SuaraNetizen.com - Ada yg membuatku heran, banyak netizen kaum nasrani yg seolah olah gembira dgn adanya musibah gempa di Aceh.

Mereka menghubung-hubungkannya dgn kasus kebaktian yg kabarnya di bubarkan oleh ormas islam di Bandung.

Mereka menganggap Gempa di Aceh itu adalah hukuman dari Tuhan atas kelakuan ormas islam yg melarang kebaktian di gedung sabuga Bandung.

Apa hubungannya coba?

Lha wong yg nglakuin itu org Bandung masa 'Tuhan' menghukum orang Aceh.

Itu namanya hukuman salah sasaran. Alias KEBLINGER.

Seperti Polisi sudah tahu kalo yg berbuat jahat si B tapi malah yg dihukum si C, kan aneh? POLISI KEBLINGER itu namanya.

Begitu juga 'Tuhan' kalo yg Salah itu org Bandung tapi yg dihukum malah org Aceh, itu namanya 'Tuhan Keblinger', Bukan Tuhan namanya kalo masih punya sifat keblinger. Ya nggak?

Saudara kita di Aceh sedang kena musibah itu mbok yao simpati, doakan semoga diberi kesabaran, kirim bantuan, bukan malah di sukur sukurin dan menari bahagia.

Apa karena yg kena musibah beda agama trus kamu seneng gitu? Lalu dimana ajaran kasih yg selama ini kamu gembar gemborkan? Apa hilang karena kebencian? Kebencian terhadap siapa?

Benci sama islam?

Okelah kamu benci sama islam, tapi emangnya di Aceh islam semua? Nggak kan. Banyak juga non muslimnya. 

So, nggak usah bergembira dengan bencana yang menimpa Aceh ya. Mereka saudara kita yg sedang bersedih. Kita suport mereka. Kalau gk bisa, minimal jangan bergembira atas musibah yg menimpa Aceh.

#SimpatiUntukAceh

Lihat ini beberapa dari banyaknya komen kaum nasrani yang mensukur-sukurin terjadinya bencana gempa Aceh. Kalau saya bilang mereka itu umat Ge-er an. 

Saat gempa dasyat terjadi di Italia yang menewaskan ribuan orang kristen beberapa bulan yg lalu. Apa yang ada dalam pikiran kaum nasrani, ya? Pengen tahu gue. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilik dan Penggagas Kafe Jamban ternyata Seorang Dokter, Gini Awal Mula Munculnya

Anies-Sandi Janjikan Subsidi 80 Persen Air Bersih Bagi warga DKI

BJ Habibie Tulis Surat Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Zulfiqar Ali, ini alasannya