5 Januari Pertamina Naikkan Harga BBM, Ini Daftar Harga Terbarunya


"Kado yg istimewa dari para penguasa. kalau sudah BBM naik, bakalan kebutuhan dapur pun melejit. siap - siap lah kita yang sudah berumah tangga ini. istri bakalan minta DTD ( Dana Tambahan Dapur) . oalah, naseb... naseb... rakyat lemah semakin melemah... mari berdoa dan berusaha saja semoga kita diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.."(Joe)

"Nanti juga turun lagi masbroo... kadang kita yg terlalu cepat mengambil keputusan utk menyalahkan pemerintah. Dimana saat bbm trun, adakah status sperti ini? Dimana saat di papua skrg turun dari 50000/liter smpe 100rbu tapi oleh pemerintah diberikan keadailan utk sama dgn kita yang di jakarta ini.. ingetlah.. kadang mengambil keputusan yang cepat blm tentu benar masbroo..lbh baik lihat keseluruhan.. nanti klo ente ke papua bisa deh mrsakan nikmatnya pke bbm dsna dgn harga sama dgn yg dsni.. di papua aja dlu hrga 50000/liter gak ribut. Kita bru naik 300 perak udh mnjatuhkan pemerintahn. Yuk lbh melihat program pemerintahan kita..bantu dan doakan.. bukan langsng mnyalahkan..tks" (Ady)

"Yooo been mudaakkkk sekaliiaan naikan 100rb per literr buat bayar utang negara.....!!  rakyat te ben do kalireen ben dhang matii siik kere2.......!!!! Merdeeekaaaa...... joooozzz emg joooozzz predikat reking satu je se asia gtuu lhooo....." (Nanank)

SuaraNetizen.com – PT Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak umum jenis Pertamax Series, Pertalite, dan Dexlite. BBM jenis tersebut dinaikkan sebesar Rp300 per liter. Pertamina beralasan, kenaikan harga tersebut, seiring dengan kondisi harga minyak mentah dunia.

M

Vice President Corporate CommunicationPertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, penetapan harga BBM Umum jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Pertalite, merupakan kebijakan korporasi, di mana review dilakukan secara berkala. Perubahan harga terhitung mulai pukul 00.00 WIB, tanggal 5 Januari 2017.

"Penyesuaian dilakukan sebesar Rp300 per liter untuk seluruh jenis BBM umum di semua daerah," ungkap Wianda dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam, 4 Januari 2017.

Dia mencontohkan, untuk harga Pertamax di DKI Jakarta, dan seluruh provinsi di Jawa-Bali ditetapkan sebesar Rp8.050 per liter dari semula Rp7.750 per liter. Adapun, di daerah yang sama, Pertalite menjadi Rp7.350 per liter dari sebelumnya Rp7.050 per liter.

Sementara itu, Pertamina Dex dilepas diharga Rp8.400 per liter untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta Rp8.500 per liter untuk DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Dexlite yang menjadi pilihan baru untuk produk diesel ditetapkan menjadi Rp7.200 per liter untuk Jawa-Bali-Nusa Tenggara.

Lebih lanjut, Wianda mengatakan, Pertamina akan terus mengupayakan untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat yang telah menjadi konsumen loyal produk-produk perusahaan.

Menurut Wianda, permintaan BBM umum terus meningkat dari hari ke hari yang menunjukkan konsumen telah semakin peduli terhadap kenyamanan berkendara, dengan memilih BBM yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan spesifikasi kendaraannya.

"Selama masa Satgas Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 ini, konsumsi Pertamax dan Pertalite telah merebut sekitar 57 persen pangsa pasar gasoline, yang menggambarkan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk-produk BBM non subsidi Pertamina semakin baik," kata dia. (VIVA.co.id)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilik dan Penggagas Kafe Jamban ternyata Seorang Dokter, Gini Awal Mula Munculnya

Anies-Sandi Janjikan Subsidi 80 Persen Air Bersih Bagi warga DKI

BJ Habibie Tulis Surat Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Zulfiqar Ali, ini alasannya