MUI Larang Perusahaan Paksa Karyawan Pakai Atribut Natal, Walubi: Ikuti Saja, Kalau Melawan, Pengusaha Bisa Bermasalah

SuaraNetizen.com – Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi) meminta kepada para pengusaha untuk menuruti imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta agar para pekerja tak memakai atribut Natal.

Menurut Koordinator Majelis Agama Buddha Rusli Tan, keputusan itu harus ditanggapi secara bijak.

“Ya mau bagaimanapun mereka (MUI) kan mayoritas. Kami sebagai minoritas ikut sajalah,” kata Rusli kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Sabtu (17/12/2016).

Rusli mengatakan, dengan menuruti aturan MUI, pengusaha juga akan terhindar dari konflik.

“Isu agama ini kan sangat sensitif. Kalau melawan (imbauan MUI), saya khawatir malah menimbulkan masalah untuk pengusaha itu,” ujarnya.

Menurut Rusli, imbauan MUI itu sebetulnya tak perlu dilakukan lantaran kebijakan memakai atribut Natal itu tak akan merugikan siapa pun. Namun karena ini sudah peraturan ya sebaiknya diikuti saja. (Kriminalitas/SuaraNetizen)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilik dan Penggagas Kafe Jamban ternyata Seorang Dokter, Gini Awal Mula Munculnya

Anies-Sandi Janjikan Subsidi 80 Persen Air Bersih Bagi warga DKI

BJ Habibie Tulis Surat Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Zulfiqar Ali, ini alasannya