Kisah Raja yang Bermimpi Diperintah Nabi Muhammad Untuk Bebaskan Pembunuh

SuaraNetizen.com - Ada seorang raja yang suatu malam mimpi bertemu Baginda Nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam. Dalam mimpi tersebut, Nabi berkata, "bebaskan pembunuh itu," hingga tiga kali.

Setelah sang Raja bangun, ia langsung pergi ke penjara memerintahkan para tentara mendata orang-orang yang baru saja membunuh. Setelah ditemukan, pembunuh itu dipanggil untuk menghadap, lalu Raja menginterogasinya.

"Kamu membunuh?" Tanya raja .
"Iya, saya semalam telah membunuh beberapa orang," jawabnya.

Ia melanjutkan cerita dan kronologi pembunuhan, "saya ini adalah pemabuk, pemain wanita dan juga tukang judi. Ketika saya bermain judi, saya menang. Aturannya, orang yang pertama menang dalam judi, akan memakai paling dulu jasa wanita yang dijadikan sebagai taruhan judi.

"Kemarin itu Raja, wanita yang dijadikan taruhan wajahnya sangat cantik, tidak seperti biasanya. Ketika saya sudah berada di dalam kamar bersamanya, saat melakukan hal yang Allah haramkan, wanita itu mengatakan, "Ittaqillah, takutlah pada Allah, aku ini adalah cucunya Nabi",

"Saya gemetar dan langsung menutup auratku, berusaha untuk menyelamatkan wanita ini agar tidak dimangsa oleh para lelaki yang sedang menunggu giliran di luar sana,

"Tapi tak lama kemudian, pintu kamar terdobrak dan mereka tahu bahwa saya ingin menyelamatkan wanita ini. Akhirnya, saya berkelahi dengan mereka. Wanita itu saya perintahkan untuk lari dari tempat tersebut. Terpaksa saya harus membunuh mereka, teman-teman saya, demi menyelamatkan cucu Nabi Muhammad tersebut".

Mendengar cerita laki-laki pembunuh yang ingin menyelamatkan cucu Nabi tersebut, raja gemetar. Ia kemudian dibebaskan dari penjara oleh sang Raja.

Hikmahnya, Nabi saja masih ada rahmat kasih sayang terhadap laki-laki pembunuh karena telah menyelamatkan cucunya, walaupun ia ahli maksiat. Dan Rasulullah sangat tahu orang-orang yang berbuat baik kepada ahlul bait-Nya, walau beliau sudah tiada.

Hanya Rasulullah sendirilah yang nanti akan membalas orang-orang yang berbuat baik kepada keturunan beliau, sebagaimana sabdanya dalam banyak hadits. [dutaislam.com/ ab]

Source: Cerita Riwayat dari Habib Segaf bin Hasan Baharun/dutaislam.com/SN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilik dan Penggagas Kafe Jamban ternyata Seorang Dokter, Gini Awal Mula Munculnya

Anies-Sandi Janjikan Subsidi 80 Persen Air Bersih Bagi warga DKI

BJ Habibie Tulis Surat Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Zulfiqar Ali, ini alasannya