Keluarga Ramlan Butarbutar Mohon pada Keluarga Korban agar Memaafkan Ramlan


Enak aja minta dimaafin..memangnya baru sekali dia melakukan hal begini..kalau situ yang menjadi korban gak bakalan situ mau memaafkan..maaf saya juga orang medan juga tau karakter suku suku di medan ..kalau kejadiannya terjadi di lingkungan anda 7 gunung mungkin turun menyerang si pelaku walaupun si pelaku tidak bersalah. (Syaiful)

Keluarga korban mesti jd anak yatim & istrinya jd janda.. pdhl matapencaharian satu2nya dr suaminya yg kerja jd sopir😥😥. Trs keluarga korban kedepannya bs makan pake kata maaf mu????? (Nisa)

mema'afkan scr lisan itu bkn hal yg sulit,,,yg sulit adalah melupakan rasa kecewa dalam hati akibat ulah para pelaku trsbut,,,,sya pun prnh mengalami hal serupa,,dmna ayah sya di bunuh dg keji'y 16th silam,,,sa'at usia sya baru 8thn,,,sangat sulit sekali rasa'y untuk melupakan itu semua,,,selalu ada dalam memori otak,,smoga keluarga korban di berikan kekuatan untuk menghadapi kenyata'an pahit ini,, (Teguh)

SuaraNetizen.com – Keluarga Ramlan Butarbutar menyesali kejadian tragis dalam perampokan di rumah mewah milik pengusaha Dody Triono. Dalam pemakaman Ramlan, keluarga juga memohon dibukakan pintu maaf kepada seluruh keluarga korban.

Pernyataan itu disampaikan Apner Sitorus, perwakilan keluarga yang ditemui saat pemakaman Ramlan, di TPU Kalimulya III, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat, 30 Desember 2016.  

“Kami keluarga besar atas nama Butarbutar mohon maaf yang sebesar-besarnya pada seluruh keluarga korban, keluarga Pak Dody. Semoga kita semua diberikan pengampunan,” kata Apner Sitorus yang merupakan sepupu Ramlan.  

Dalam kesempatan itu, Apner mewakili pihak keluarga juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas peristiwa yang terjadi di Pulomas dan juga kematian Ramlan di lokasi penangkapan di Jalan Kalong, Rawalumbu, Tambun, Bekasi, Jawa Barat.

“Kami merasa berduka dengan kepergian Ramlan, namun kami juga merasa kehilangan sudara-saudara kita yang di Pulomas. Kita tidak tahu maksud Tuhan atas kejadian ini, yang jelas kami keluarga mohon maaf sebesar-besarnya dan semoga Tuhan memberikan keberkahan untuk kita semua,” katanya.

Proses pemakaman Ramlan berlangsung sangat sederhana, hanya diikuti sekitar 10 anggota keluarga. Tidak ada pendeta ketika peti jenazah diturunkan ke liang lahat. Proses pemakaman ini dipimpin pendeta melalui video call. Isak tangis keluarga juga mengiringi pemakaman Kapten Pincang tersebut.  

Seperti diketahui, Ramlan tewas saat disergap polisi di kawasan Bekasi, Rabu 28 Desember 2016. Pria yang diyakini sebagai pimpinan perampokan di rumah mewah itu meregang nyawa setelah dua timah panas menerjang tubunya. Polisi terpaksa bertindak tegas lantaran Ramlan berupaya melakukan perlawanan ketika akan ditangkap. (VIVA.co.id)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilik dan Penggagas Kafe Jamban ternyata Seorang Dokter, Gini Awal Mula Munculnya

Anies-Sandi Janjikan Subsidi 80 Persen Air Bersih Bagi warga DKI

BJ Habibie Tulis Surat Minta Jokowi Batalkan Eksekusi Zulfiqar Ali, ini alasannya